Kemenkes kucurkan Rp46,7 miliar pulihkan rumah sakit di Aceh Timur - ANTARA News Aceh
Aceh Timur (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (kemenkes) RI mengucurkan Rp46,7 miliar untuk dua rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur guna pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bupa...
Aceh Timur (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (kemenkes) RI mengucurkan Rp46,7 miliar untuk dua rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur guna pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Aceh Timur, Kamis, mengatakan dua rumah sakit di Aceh Timur yaitu RSUD dr Zubir Mahmud dan RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS).
"Kemenkes mengucurkan Rp46,7 miliar guna memulihkan dua rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025," kata Bupati.
RSUD dr Zubir Mahmud, kata dia, mendapatkan bantuan alat kesehatan melalui program dukungan layanan KJSU-KIA senilai Rp32,7 miliar. Bantuan tersebut disalurkan pada 2026 dan 2027.
Sedangkan RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peureulak memperoleh alokasi hibah Rp14 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi penggantian dan pengadaan alat kesehatan yang mengalami kerusakan akibat banjir.
"Anggaran dari Kemenkes tersebut untuk memulihkan pelayanan kesehatan pascabencana, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat terdampak, serta memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di Aceh Timur," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Baca: Masyarakat Aceh Timur keluhkan layanan rujukan rumah sakit
Selain dukungan untuk dua rumah sakit tersebut, Kementerian Kesehatan juga akan memetakan kebutuhan anggaran tambahan untuk penanganan, revitalisasi dan rehabilitasi sejumlah puskesmas terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur.
Iskandar Usman Al-Farlaky menyebutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga mengusulkan dukungan pembangunan laboratorium kesehatan. Usulan itu mendapat persetujuan Wakil Menteri Kesehatan untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
"Pembangunan laboratorium kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam mendukung pemeriksaan dan pelayanan medis di daerah," katanya.
Bupati menegaskan pemulihan fasilitas kesehatan tidak hanya berkaitan dengan perbaikan bangunan atau penggantian alat kesehatan yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, layak dan berkualitas.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan pemulihan fasilitas kesehatan dapat direalisasikan sesuai kondisi di lapangan.
"Dukungan Kemenkes diharapkan mempercepat normalisasi pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat ketahanan fasilitas kesehatan Aceh Timur dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.
Baca: Ratusan warga padati RSUD Zubir Mahmud
Pewarta: Hayaturrahmah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.