pickleballvnz.com

Kemenhut RI harap kawasan hutan di Papua Pegunungan terus dijaga

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI mengharapkan kawasan hutan di wilayah Papua Pegunungan untuk terus dijaga dan dirawat keberadaannya untuk menjadi penyaring emisi gas karbon di ANTARA News papua 3 ...

Kemenhut RI harap kawasan hutan di Papua Pegunungan terus dijaga

Kamis, 24 September 2026 14:11 WIB

Image Print

Staf Ahli Meteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim Prof Haruni Krinawati diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI mengharapkan kawasan hutan di wilayah Papua Pegunungan untuk terus dijaga dan dirawat keberadaannya untuk menjadi penyaring emisi gas karbon di Indonesia maupun dunia.

Staf Ahli Meteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim Haruni Krinawati dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis, mengatakan kondisi hutan Papua Pegunungan sesuai data yang diperoleh masih terjaga dengan baik, kondisi ini harus dipertahankan.

“Lebih dari 80 persen hutannya masih terjaga baik, kami berharap Papua Pegunungan menjadi provinsi yang menjadi benteng di dalam menjaga hutan tropis kita (Indonesia), sehingga dapat membantu menyaring emisi gas karbon,” katanya.

Dengan keterlibatan langsung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten (pemkab), lanjut dia, percepatan pembangunan dengan mengedepankan ekologis, ekonomi, dan sosial, tetap terjaga di daerah ini.

“Kami berharap setiap pembangunan di Papua Pegunungan akan tetap menjaga ekologis, ekonomi, dan sosial, sehingga hutannya tetap terawat baik, percepatannya terus berjalan sehingga masyarakatnya dapat hidup sejahtera,” ujarnya.

Dia menjelaskan setelah rencana kerja Sub Nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 terbentuk maka Papua Pegunungan bisa menjadi champion dalam pengelolaan hutan secara lestari untuk mendapatkan dukungan-dukungan baik dari nasional maupun internasional.

“Dengan telah adanya rencana kerja, maka dapat dipastikan dukungan-dukungan pusat maupun internasional akan datang ke Papua Pegunungan dalam rangka mendukung pengelolaan hutan yang lebih baik ke depannya,” kata Haruni.

Dia menambahkan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 merupakan kegiatan yang sangat penting bagaimana menerjemahkan dan menghubungkan komitmen nasional Indonesia terhadap agenda iklim global dengan kebutuhan di Papua Pegunungan.

“Kita tahu sektor kehutanan menjadi faktor utama dalam mendukung suksesnya program emisi Indonesia. Hampir 60 persen dari target pengurangan emisi gas rumah kaca dibebankan kepada sektor FOLU (sektor kehutanan dan penggunaan lahan) dan tentunya kerja sama dengan semua pihak tidak hanya pemerintah pusat, daerah Papua Pegunungan, pihak swasta, akademisi, kelompok masyarakat, serta media mendukung pencapaian target tersebut,” ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhut: 80 persen hutan di Papua Pegunungan masih terjaga baik

Pewarta : Yudhi Efendi
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026