pickleballvnz.com

Kemendikdasmen apresiasi warga asing mahir berbahasa Indonesia - ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan apresiasi kepada para warga negara asing yang mampu berbahasa Indonesia serta memahami peradaban, masyarakat, dan kebuday...

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan apresiasi kepada para warga negara asing yang mampu berbahasa Indonesia serta memahami peradaban, masyarakat, dan kebudayaan Indonesia melalui gelaran Festival Handai Indonesia 2026.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen Hafidz Muksin mengatakan festival tersebut merupakan bentuk apresiasi yang bersifat kompetitif sehingga para Handai Indonesia, baik yang berdomisili di Indonesia maupun di luar Indonesia, memiliki wadah dan kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar bahasa Indonesia.

“Festival Handai Indonesia adalah ajang apresiasi bagi para handai Indonesia, yaitu warga negara asing yang mampu berbahasa Indonesia serta memahami peradaban, masyarakat, dan kebudayaan Indonesia,” kata Hafidz dalam kegiatan Apresiasi Handai Indonesia 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Jumat sore.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Festival Handai Indonesia 2026 merupakan penyelenggaraan yang ketujuh sejak pertama kali digelar pada tahun 2020.

Festival Handai Indonesia tahun ini, kata dia, menggelar lima jenis lomba, yaitu lomba bercerita, bernyanyi, berpantun, berpidato, dan berpuisi.

Ia mengatakan penilaian dilaksanakan secara berjenjang yang terdiri atas babak penyisihan melalui pengiriman karya secara daring dan babak final melalui penampilan secara langsung di Jakarta.

Hafidz menyebutkan sebanyak 542 orang dari 79 negara mendaftarkan diri secara daring.

Berdasarkan penilaian secara berjenjang oleh dewan juri pada babak penyisihan, lanjutnya, terpilih sebanyak 25 orang finalis yang berasal dari 21 negara, yaitu Afganistan, Australia, Austria, Botswana, Filipina, Honduras, India, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Nigeria, Palestina, Republik Demokratik Kongo, Sudan, Tailan, Timor Leste, dan Uzbekistan.

“Jumlah negara peserta festival tahun ini melebihi dari jumlah negara yang saat ini sudah menyelenggarakan program BIPA, yaitu di 62 negara. Hal ini menunjukkan tingkat peminat terhadap Bahasa Indonesia semakin besar dan tersebar di seluruh benua,” kata Hafidz.

Melalui gelaran festival tersebut, pihaknya memberikan penghargaan kepada peserta terbaik I, II, dan III dari lima jenis lomba, serta kepada perwakilan tim pengajar dan perwakilan peserta Kelas Bahasa Indonesia bagi Diplomat Negara Sahabat.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada kedutaan besar negara sahabat, lembaga penyelenggara program BIPA, Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA), para pengajar, serta seluruh pemangku kepentingan yang selalu mendukung keberlangsungan program penginternasionalan Bahasa Indonesia ini,” kata Hafidz.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen apresiasi warga asing mahir berbahasa Indonesia

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.