Kemendes ajak Kuwait kerja sama optimalkan pembangunan desa
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengajak Kuwait bekerja sama dalam mengoptimalkan pembangunan desa di tanah air."Kami berharap ada kerja sama yang konkret, b...
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengajak Kuwait bekerja sama dalam mengoptimalkan pembangunan desa di tanah air.
"Kami berharap ada kerja sama yang konkret, bagaimana kita membina desa di Indonesia, baik dari potensi desa dan sumber daya manusianya,” ujar Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, dikutip di Jakarta, Kamis.
Hal tersebut dia sampaikan saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Kuwait Khalid Jassim Alyassin di ruang kerja Mendes di Kantor Kemendes PDT, Jakarta.
Lebih lanjut, Mendes Yandri menyampaikan bahwa jumlah desa di Indonesia mencapai 75.266 desa dengan berbagai potensi yang ada. Dari 75.266 desa tersebut, kata dia, Kemendes telah membuat 12 aksi bangun desa yang meliputi antara lain Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa ekspor, dan desa wisata.
Menurut Mendes Yandri, saat ini desa masih membutuhkan banyak sarana ibadah, sarana pendidikan, sarana kesehatan, hingga peningkatan sumber daya manusia.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini desa memegang peranan penting karena Presiden Prabowo Subianto menempatkan desa dalam Asta Cita yang ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Untuk itu, ia berharap ke depan pihaknya bisa melakukan kerja sama secara resmi dengan Kuwait dan lembaga atau asosiasi dari Kuwait.
Sementara itu, dalam pertemuan tersebut Dubes Kuwait Khalid Jassim Alyassin menyampaikan bahwa hubungan diplomatik Kuwait dan Indonesia secara resmi sudah dimulai sejak tahun 1968. Menurutnya, relasi kedua negara tersebut harus dipererat lagi melalui kerja sama secara resmi antara pemerintah Kuwait dan Indonesia.
Selain itu, Kuwait juga memiliki lembaga atau organisasi swasta yang telah mengumpulkan pendanaan-pendanaan di Kuwait yang disumbangkan kepada negara lain. Bantuan yang diberikan organisasi tersebut digunakan untuk menyejahterakan anak yatim, membangun pesantren, membangun masjid hingga memberikan bantuan berupa perahu-perahu kepada nelayan sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan yang bisa menjadikan hidup layak.
Baca juga: Mendes PDT targetkan perluasan desa tematik hewan kurban
Baca juga: Kemendes jadikan Serang proyek percontohan penyaluran hewan kurban
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.