pickleballvnz.com

Kemenag melibatkan rumah ibadah pastikan anak dapat pendidikan agama

Kementerian Agama (Kemenag) melibatkan rumah ibadah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak yang belum memiliki akses terhadap guru agama. Menteri ANTARA News jogja 28 ...

Kemenag melibatkan rumah ibadah pastikan anak dapat pendidikan agama

Jumat, 11 September 2026 20:43 WIB

Image Print

Menag Nasaruddin Umar saat memberikan arahan pada Dialog Nasional Pimpinan Sinode Kristen di Jakarta, Jumat (11/9/2026). ANTARA/HO-Kemenag

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) melibatkan rumah ibadah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak yang belum memiliki akses terhadap guru agama.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan pola tersebut menjadi salah satu langkah Kemenag memastikan setiap anak tetap memperoleh pendidikan agama, sekaligus memperkuat peran rumah ibadah di tengah masyarakat.

“Anak-anak tidak boleh tidak belajar agama. Makanya langkah yang kami lakukan adalah bekerja sama dengan rumah-rumah ibadah,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat memberikan arahan pada Dialog Nasional Pimpinan Sinode Kristen di Jakarta, Jumat.

Menag mencontohkan anak-anak di daerah Papua dan Indonesia timur tidak mendapatkan akses belajar agama, sehingga Kemenag menitipkannya ke masjid. Begitu pula mereka yang beragama Kristen dititipkan ke gereja untuk diajarkan agama

“Begitupun dengan anak dengan agama lainnya,” ujar Menag Nasaruddin Umar.

Menurutnya, rumah ibadah yang memiliki sumber daya keagamaan dapat dilibatkan untuk membantu pembinaan anak sesuai agamanya. Pendekatan tersebut sekaligus memperluas fungsi rumah ibadah sebagai ruang pendidikan dan pembinaan.

“Setiap rumah ibadah itu ada orang-orang yang memiliki kemampuan untuk memberikan penanaman agama. Walaupun secara metodik mungkin tidak sebaik guru, tetapi lebih baik ada penanaman pendidikan agama daripada tidak ada sama sekali,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag mengatakan pendidikan agama semestinya menjadi sarana menanamkan kasih sayang, bukan doktrin yang mempertentangkan satu agama dengan agama lainnya.

“Kemenag juga tengah mengukur dampak pendidikan keagamaan terhadap perilaku peserta didik, termasuk bagaimana nilai kasih sayang tersebut tercermin dalam hubungan mereka dengan sesama maupun makhluk hidup,” katanya.

Dalam konteks yang lebih luas, Menag mendorong agama mengambil peran dalam membangun perdamaian melalui pendekatan religious diplomacy atau spiritual diplomacy.

Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026