pickleballvnz.com

Kedai Es Krim Legendaris 68 Tahun Tutup, Ternyata Gegara Ini

Jakarta - Kedai es krim yang beroperasi hampir 7 dekade di Hanoi sering menjadi tempat banyak orang untuk bernostalgia. Sayangnya, mereka akan segera tutup karena sebuah alasan.Warung atau kedai makan yang suda...

Jakarta -

Kedai es krim yang beroperasi hampir 7 dekade di Hanoi sering menjadi tempat banyak orang untuk bernostalgia. Sayangnya, mereka akan segera tutup karena sebuah alasan.

Warung atau kedai makan yang sudah lama beroperasi memang menawarkan suasana yang berbeda. Kedai-kedai ini sering menjadi tujuan banyak orang karena mampu menjaga cita rasa konsisten selama puluhan tahun.

Selain itu, tempat-tempat seperti ini juga sering kali menyimpan kenangan masa kecil atau cerita lintas generasi bagi pelanggannya. Akhirnya pelanggan yang datang bisa ikut bernostalgia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, tidak semua kedai makan legendaris bertahan selamanya. Terutama di tengah persaingan yang ketat dan harga bahan serta sewa tempat semakin meningkat.

Di sisi lain, banyak juga kedai legendaris mengubah konsepnya supaya lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

Kabar penutupan kedai-kedai legendaris pun selalu menjadi berita menyedihkan bagi banyak pelanggan setia. Contohnya kedai es krim di Hanoi ini.

Kedai es krim Trang Tien yang berdiri di Jalan Trang Tien Nomor 35, Hanoi, Vietnam ini dikabarkan akan mengakhiri operasinya pada 15 September mendatang.

Perwakilan merek es krim tersebut mengatakan bahwa Trang Tien telah memenuhi misi sejarahnya, setelah 68 tahun melayani berbagai generasi dari pelanggan, lapor e.vnexpress.net (8/9).

Penutupan ini bukanlah tanpa alasan. Rupanya memang telah menjadi bagian dari rencana pengembangan jaringan mereka. Mereka sengaja menutup kedai es krim legendaris tersebut dan membuka kedai lain untuk menciptakan ruang lebih modern dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Kedai Es Krim Legendaris 68 Tahun Tutup, Ternyata Gegara IniSetelah 68 tahun gerai es krim legendaris ini memutuskan untuk tutup. Foto: https://www.vietnam.vn / Báo Tiền Phong

Kedai terbarunya dibuka bukan hanya di satu lokasi, melainkan di beberapa lokasi, yakni di 18 Hang Bai, 44 Trang Tien, dan 18 Ngo Quyen.

Perwakilan kedai es krim ini mengungkap bahwa mereka berharap pelanggan bisa meluangkan waktu untuk mengenang terakhir kalinya di gerai lama tersebut.

Benar saja, sejak mengumumkan penutupan pada 4 September lalu, kedai es krim berusia 68 tahun ini dikunjungi oleh banyak pelanggan. Pada tanggal 7 September, antrean panjang bahkan mulai terbentuk sejak pukul 7 malam. Membentang dari trotoar sampai ke jalanan.

Karena kedai es krim ini punya tempat duduk terbatas, sebagian besar pelanggan berdiri di sepanjang trotoar untuk menikmati es krim mereka.

Salah satu pelanggan bernama Pham Thi Duc yang usianya 60 tahun mengatakan bahwa dia sudah makan es krim di 35 Trang Tien sejak masa sekolah menengah. Ia mengaku merasa kehilangan tempat yang menyimpan banyak kenangan masa mudanya.

Bagi pelanggan yang usianya lebih muda, kedai es krim ini menawarkan pengalaman makan es krim pinggir jalan yang tak tergantikan.

Nguyen Tu Anh, seorang mahasiswi berusia 21 tahun mengungkap, meskipun ada berbagai merek es krim yang tersedia saat ini, dia tetap menikmati rasa tradisional yang disajikan di Trang Tieng, terutama varian young green rice yang dibuat dari olahan bulir padi muda, kacang hijau, dan santan.

Kedai es krim ini sudah dibuka sejak tahun 1958, telah lama mendapat popularitas dari penduduk lokal maupun wisatawan internasional. Mereka menyajikan berbagai pilihan es krim rasa tradisional yang konsisten sejak dulu, seperti kelapa, cokelat, vanilla, dan ketan hitam. Produknya juga berkualitas tinggi dengan harga yang merakyat.

Bahkan, pada tahun 2023 lalu, situs TasteAtlas memasukkannya ke dalam daftar "100 Kedai Es Krim Legendaris Dunia". Situs tersebut juga mengakui tempat ini sebagai bagian dari warisan kuliner Hanoi.

(aqr/adr)