Karoseri Mobil Damkar Lokal Incar Pasar Mancanegara
Otomotif Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25 WIB Jakarta, VIVA – Industri karoseri...
Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25 WIB
Jakarta, VIVA – Industri karoseri di Indonesia tidak hanya memproduksi bus dan kendaraan angkutan niaga. Sejumlah perusahaan nasional juga mengembangkan kendaraan khusus, termasuk mobil pemadam kebakaran, yang kini mulai menargetkan pasar luar negeri.
Baca Juga
Salah satu pelaku di sektor tersebut adalah PT Munja Utama Indonesia (Munja). Perusahaan yang beroperasi di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, itu terus memperluas jangkauan bisnisnya dengan menggarap pasar domestik sekaligus ekspor untuk kendaraan pemadam kebakaran dan kendaraan khusus lainnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui merek Munjafire, perusahaan memproduksi berbagai jenis kendaraan, mulai dari fire truck, airport crash tender, fire ladder, rescue truck, water supply truck, water cannon, mobile barrier automatic motorized, hingga ambulans. Produk-produk tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai instansi pemerintah, badan usaha milik negara, maupun pelanggan di luar negeri.
Baca Juga
Untuk menjaga daya saing, Munja mengandalkan standar produksi yang mengacu pada sertifikasi internasional. Perusahaan telah mengantongi sejumlah sertifikasi, di antaranya ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, ISO 14001:2015, serta memenuhi aspek kepatuhan IATF 16949:2016. Selain itu, produk kendaraan pemadamnya juga dikembangkan dengan mengacu pada spesifikasi National Fire Protection Association (NFPA).
CEO PT Munja Utama Indonesia, Robertus B. Berot, mengatakan perusahaan terus memperbarui standar produksi dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Baca Juga
"Kami terus menjaga standar internasional dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Pembaruan sertifikasi dan investasi fasilitas uji menjadi prioritas agar produk kami tetap memenuhi kebutuhan klien tanpa mengorbankan mutu," ujarnya, dikutip Rabu 22 Juli 2026.
Menurut Robertus, pengembangan bisnis tidak hanya bergantung pada kapasitas produksi, tetapi juga kemampuan perusahaan beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan pelanggan dan regulasi di berbagai negara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Karena itu, Munja terus melakukan investasi pada pengembangan organisasi, fasilitas pendukung, serta inovasi produk agar mampu bersaing di pasar kendaraan khusus yang memiliki persyaratan teknis cukup tinggi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas penetrasi di pasar ekspor.
Di tengah upaya tersebut, Munja baru-baru ini menerima penghargaan, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan perusahaan dalam mendorong inovasi dan pengembangan bisnis, termasuk perluasan pasar di dalam maupun luar nege
Bukan Setir yang Dibajak, Ancaman Terbesar Mobil Modern Ternyata Ini
Semakin banyak mobil baru yang dijual saat ini telah dilengkapi koneksi internet. Berkat teknologi tersebut, produsen dapat mengirim pembaruan perangkat lunak.
VIVA.co.id
22 Juli 2026