Kardiolog Ungkap 7 Makanan yang Bagus untuk Kesehatan Jantung
Jakarta - Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Untuk menjaga kesehatan jantung, kamu bisa rutin mengonsumsi makanan yang direkomendasikan kardiolog/ahli jantung ber...
Jakarta -
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Untuk menjaga kesehatan jantung, kamu bisa rutin mengonsumsi makanan yang direkomendasikan kardiolog/ahli jantung berikut.
Penyakit jantung menempati urutan pertama sebagai penyebab utama kematian di dunia. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit kardiovaskular menyebabkan sekitar 17,8 hingga 20,5 juta kematian setiap tahunnya, seperti dikutip dari situs Kementerian Kesehatan.
Kabar baiknya, menjaga kesehatan jantung bisa dari langkah kecil. Kebiasaan sederhana seperti memilih makanan bernutrisi setiap hari dapat menjadi investasi penting untuk menjaga fungsi jantung tetap optimal sekaligus menurunkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari MSN (21/7), berikut 7 makanan yang bagus untuk kesehatan jantung seperti direkomendasikan oleh ahli jantung:
1. Ikan lemak sehat
Konsumsi ikan dengan kandungan omega-3, seperti salmon, kembung, dan sarden, bisa jadi solusi menjaga jantung. Jenis lemak sehat tersebut telah terbukti bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular.
Salah satu ahli jantung di Clara Maass Medical Center, merekomendasikan makan ikan berlemak sehat minimal 2 kali seminggu. Manfaatnya lebih dari sekedar kandungan lemaknya saja. Omega-3 dalam ikan berlemak dapat membantu mengurangi trigliserida, risiko aritmia, dan peradangan.
2. Bayam
Foto: Getty Images/solidcolours
Kabar baik untuk pencinta bayam karena sayuran favoritnya bisa bantu mengontrol tekanan darah. Bayam dan jenis sayuran hijau lain mengandung potasium, magnesium, serat, dan antioksidan.
Semua nutrisi tersebut dapat menjaga tekanan darah dan fungsi pembuluh darah tetap sehat. Kamu bisa membuat seporsi tumisan bayam atau sayur bayam untuk menu makan malam setiap hari.
3. Oatmeal
Oatmeal tak hanya terkenal sebagai menu sarapan sehat, tapi juga makanan untuk menyehatkan jantung. Oat mengandung nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan fungsi pembuluh darah dan menjaga kadar kolesterol tetap sehat.
Hal ini lantaran oatmeal mengandung jenis serat larut yang disebut beta-glukan. Tak hanya bikin kenyang, beta-glukan bertindak hampir seperti spons. Bila dikonsumsi secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan.
4. Kacang-kacangan
Seorang ahli jantung bersertifikat menyebut kacang-kacangan dan lentil sebagai salah satu makanan favoritnya untuk kesehatan jantung. Jenis makanan nabati ini kaya serat larut yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol LDL.
Mekanismenya sederhana yaitu serat larut mengikat kolesterol dan mencegahnya diserap ke dalam aliran darah. Bahkan sebuah penelitian menujukkan makan 3/4 cup kacang tiap hari dapat mengurangi kadar kolesterol LDL sebesar 19% dan menurunkan angka penyakit jantung sebesar 11%.
5. Minyak zaitun extra virgin
Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar
Jika punya budget lebih, kamu bisa memilih minyak zaitun extra virgin. Proporsi lemak tak jenuhnya yang tinggi menjadikannya pengganti alami untuk mentega atau lemak jenuh lainnya dalam memasak.
Untuk diketahui, memilih sumber lemak tak jenuh daripada sumber lemak jenuh adalah salah satu fitur inti dari pola makan yang menyehatkan jantung. Kamu bisa menggunakan minyak zaitun sebagai saus/dressing salad atau bahan untuk menumis sayuran.
6. Alpukat
Seperti minyak zaitun, profil lemak alpukat cenderung didominasi oleh lemak tak jenuh tunggal, jenis lemak yang dikaitkan dengan kadar kolesterol yang lebih baik.
Alpukat juga mengandung kalium dan serat dalam jumlah cukup, yang keduanya selaras dengan target menciptakan tekanan darah dan kadar kolesterol sehat oleh ahli jantung.
7. Bawang putih
Bawang putih tak sekadar bahan dapur yang memberi aroma dan rasa khas pada masakan. Bawang putih telah dipelajari karena efeknya yang moderat terhadap tekanan darah dan kolesterol, sebagian besar terkait dengan senyawa yang dilepaskan ketika bawang putih dihancurkan atau dicincang.
Meskipun bukan pengganti obat pada orang dengan hipertensi yang terdiagnosis, bawang putih merupakan tambahan bumbu ideal untuk masakan.
Halaman 2 dari 2
(adr/adr)