Kapsek SRT3 Aceh: HUT RI momentum kesetaraan anak mengakses pendidikan - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Aceh, Seri Amalia menyatakan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kemerdekaan adalah momentum kesetaraan bagi semua anak da...
Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Aceh, Seri Amalia menyatakan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kemerdekaan adalah momentum kesetaraan bagi semua anak dalam mengakses pendidikan yang berkualitas terutama bagi keluarga kurang mampu.
“Peringatan HUT RI ini juga kami manfaatkan sebagai momentum penguatan karakter dan rasa percaya diri bagi murid- murid kami yang datang dari berbagai latar belakang ekonomi untuk meraih mimpi yang lebih baik lewat pendidikan,” katanya di Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, Senin.
Mereka yang bersekolah di SRT3 Provinsi Aceh merupakan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Alhamdulillah, anak-anak semakin berani bermimpi, bahwa masa depan yang lebih baik dapat di upayakan, mereka punya kesempatan untuk itu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menambahkan prosesi upacara pengibaran Bendera Merah Putih di SRT 3 Provinsi Aceh, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar berlangsung dengan penuh khidmat.
Bertindak sebagai pengibar Bendera Merah Putih, Wanti Baburrayyan Allayya dari Lhoong, Dhiaul Arief dari Indrapuri, Reza Rinaldi dari Lhoong. Mereka bersama 10 rekan lainnya yang tergabung dari kelas X dan XI sukses mengibarkan Bendera Merah Putih di sekolah permanen yang dibangun Pemerintah di kawasan Aceh Besar.
“Alhamdulillah, anak-anak tampil dengan percaya diri dan mampu melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.
Wanti Baburrayyan Allayya salah satu siswa SRT 3 Provinsi Aceh yang menjadi pengibar Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI merasa sangat bangga dan bahagia bisa menjadi bagian inti dalam pengibar Bendera Merah Putih.
Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.