Kanwil Kemenkumham Papua bina 40 UMKM Kota Jayapura
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Papua membina 40 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Jayapura mengenai perlindungan hukum dan legalitas ANTARA News papua 5 ...
Kanwil Kemenkumham Papua bina 40 UMKM Kota Jayapura
Kamis, 30 Juli 2026 16:38 WIB
Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura melaksanakan kegiatan legalitas usaha dan pelatihan manajemen keuangan bagi UMKM (ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura)
Jayapura (ANTARA) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Papua membina 40 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Jayapura mengenai perlindungan hukum dan legalitas usaha.
Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Papua Anthonius Ayorbaba di Jayapura, Kamis, mengatakan pentingnya pemanfaatan hak kekayaan intelektual (HKI) untuk memperkuat inovasi dan daya saing UMKM.
"Peran strategis HKI termasuk merek, paten, desain industri, dan hak cipta sebagai alat perlindungan produk dan ide kreatif pelaku usaha," katanya.
Menurut Ayorbaba, pendaftaran HKI tidak hanya memberikan perlindungan hukum terhadap peredaran tiruan dan pembajakan tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas serta meningkatkan nilai tawar produk di pasar lokal dan nasional.
"Dengan mendaftarkan merek atau desain produk, pelaku UMKM dapat menempatkan produk pada posisi yang lebih profesional di mata konsumen dan mitra usaha, ini juga memudahkan akses ke pasar yang lebih luas termasuk peluang kerja sama dengan investor atau distributor," ujarnya.
Dia menjelaskan program ini bertujuan meningkatkan pemahaman UMKM tentang legalitas usaha serta ketrampilan manajemen keuangan yang menjadi aspek penting dalam mengelola usaha secara berkelanjutan.
Dia menambahkan pihaknya memberikan apresiasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura yang telah melaksanakan kegiatan legalitas usaha dan pelatihan manajemen keuangan bagi UMKM setempat.
"Pelatihan ini sangat penting untuk membekali pelaku usaha dengan pengetahuan hukum dan ketrampilan administrasi yang seringkali menjadi kendala dalam pengembangan usaha," ujarnya.
Dia mengatakan pihaknya berharap program pembinaan UMKM menghasilkan pelaku usaha yang lebih sadar hukum, berdaya saing, dan memiliki kemampuan manajerial yang memadai dengan demikian produk-produk unggulan Papua khususnya Kota Jayapura mampu menembus pasar yang lebih luas tanpa kehilangan identitas kultur.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026