Kalsel perkuat sinergi reforma agraria tingkatkan kesejahteraan petani - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat sinergi pelaksanaan reforma agraria bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas kepastian h...
Banjarbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat sinergi pelaksanaan reforma agraria bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas kepastian hukum atas tanah serta mendorong pengelolaan lahan yang produktif guna meningkatkan kesejahteraan petani.
"Sinergisitas lintas instansi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan reforma agraria di daerah khususnya untuk kepentingan petani,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel Galuh Tantri Narindra pada Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kalsel 2026 di Banjarbaru, Jumat.
Sebagai wujud sinergi, Pemprov Kalsel mendapat penghargaan dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Kalsel atas dukungan dan komitmen pemerintah provinsi setempat dalam penyelenggaraan Program Reforma Agraria sebagai salah satu program strategis nasional.
“Reforma agraria tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan tanah masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani melalui pemanfaatan lahan yang legal dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menegaskan, program reforma agraria sangat baik karena memberikan kepastian hukum terhadap lahan-lahan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan, dan salah satu program utamanya adalah redistribusi tanah kepada para petani yang belum memiliki lahan.
Dia menjelaskan, redistribusi tanah merupakan langkah awal dalam pemberdayaan masyarakat karena setelah memperoleh hak atas tanah, para penerima manfaat mendapatkan pendampingan dari Badan Pertanahan Nasional agar lahan dapat dikelola secara produktif, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, dan memperkuat ekonomi keluarga.
Selain redistribusi tanah, Tantri menilai Program Bank Tanah mulai menunjukkan hasil positif di sejumlah daerah karena mampu memperluas akses terhadap lahan produktif, sekaligus mendukung pemerataan pemanfaatan aset tanah untuk kegiatan pertanian dan pengembangan ekonomi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang telah menjalankan Program Bank Tanah dan berharap kabupaten maupun kota lain di Kalimantan Selatan, memperkuat dukungan terhadap program tersebut sehingga manfaat reforma agraria dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya petani.
“Mudah-mudahan kabupaten dan kota lainnya juga dapat mendukung pelaksanaan Program Bank Tanah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” tuturnya.
Dia mengatakan bahwa pelaksanaan reforma agraria di Kalsel juga memperoleh apresiasi di tingkat nasional yang merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, BPN, Polri, Kejaksaan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi program secara berkelanjutan.
“Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah terbaik di Indonesia dalam pelaksanaan reforma agraria berkat dukungan seluruh pemangku kepentingan. Semoga kolaborasi ini terus berjalan sehingga tujuan utama reforma agraria untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” ujar Galuh Tantri.
Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.