Kalimantan Tengah ambil bagian dalam pengadaan beras nasional capai 4,1 juta ton
Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) turut berkontribusi terhadap capaian pengadaan beras nasional Perum Bulog yang telah menembus 4,1 juta ton lebih setara beras hingga 8 Oktober ANTARA News kalteng otomotif ...
Kalimantan Tengah ambil bagian dalam pengadaan beras nasional capai 4,1 juta ton
Sabtu, 10 Oktober 2026 09:14 WIB
Arsip - Tim Bulog meninjau pertanian di wilayah Kabupaten Kapuas beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-Bulog)
Palangka Raya (ANTARA) - Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) turut berkontribusi terhadap capaian pengadaan beras nasional Perum Bulog yang telah menembus 4,1 juta ton lebih setara beras hingga 8 Oktober 2026.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalimantan Tengah Erwin Budiana di Palangka Raya, Sabtu, mengatakan target serapan setara beras di Kalteng pada 2026 ditetapkan sebesar 15.805 ton dan hingga 9 Oktober realisasi penyerapan telah mencapai 13.592 ton lebih atau 86 persen dari target tahunan.
"Capaian tersebut menunjukkan penyerapan gabah di Kalimantan Tengah terus berjalan secara optimal untuk mendukung ketersediaan cadangan pangan pemerintah sekaligus memperkuat pengadaan beras nasional," jelasnya.
Secara nasional, Bulog mencatat realisasi pengadaan beras melalui skema Public Service Obligation (PSO) mencapai 4.115.014 ton setara beras hingga 8 Oktober 2026. Jumlah itu setara 102,88 persen dari target penugasan pemerintah sebesar empat juta ton.
Realisasi tersebut menjadi capaian pengadaan tertinggi sepanjang sejarah Bulog sekaligus menunjukkan target penugasan pemerintah telah terlampaui sebelum berakhirnya 2026.
Baca juga: Gubernur Kalteng tekankan RSUD Hanau terapkan layanan kesehatan tanpa hambatan
Erwin menjelaskan kondisi cuaca turut memengaruhi kualitas gabah yang diserap Bulog. Gabah yang dipanen saat cuaca relatif kering cenderung memiliki kadar air lebih rendah sehingga kualitasnya lebih baik dan mendukung proses penyerapan.
Adapun harga pembelian gabah oleh Bulog mengikuti ketetapan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram.
Dalam mengoptimalkan penyerapan produksi petani, Bulog Kalteng memfokuskan kegiatan di sejumlah daerah sentra produksi, di antaranya yakni Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Katingan hingga Kotawaringin Timur.
Keempat kabupaten tersebut menjadi perhatian utama, terutama selama berlangsungnya musim panen, guna mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani.
Bulog terus berupaya menyerap produksi gabah petani sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan beras, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta memberikan kepastian pasar bagi petani di Kalimantan Tengah.
Baca juga: Salurkan bantuan di Pangkalan Banteng, Gubernur minta kades proaktif laporkan kondisi masyarakat
Baca juga: Gubernur Kalteng siap akomodir kebutuhan penanganan karhutla Kotim
Baca juga: Gubernur berjibaku padamkan kebakaran lahan di Kotawaringin Barat
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.