Kali Kedua Indonesia jadi Tuan Rumah SEAA Masters 2026, PB Akuatik Ungkap Alasannya
Sport Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:57 WIB Jakarta, VIVA – Indonesia kembal...
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:57 WIB
Jakarta, VIVA – Indonesia kembali menjadi tuan rumah 3rd Southeast Asia Aquatics (SEAA) Masters Swimming Championships 2026. Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, mengungkapkan perkembangan olahraga renang master di Tanah Air dan keberadaan Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK) menjadi pertimbangan dalam pengajuan Indonesia sebagai tuan rumah.
Baca Juga
Kejuaraan renang master Asia Tenggara tersebut berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di Stadion Akuatik GBK, Jakarta. Indonesia sebelumnya menjadi tuan rumah edisi pertama, sebelum kejuaraan edisi kedua digelar di Bangkok, Thailand.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Harlin mengatakan, renang master tengah berkembang di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan PB Akuatik Indonesia mengajukan diri untuk kembali menyelenggarakan kompetisi tingkat regional itu.
Baca Juga
"Kebetulan saya juga di Komite Eksekutif Southeast Asia Aquatics. Karena memang Masters Swimming lagi berkembang sekali di Indonesia dan kita punya GBK yang megah, kenapa tidak kita mengajukan diri?" ujar Harlin di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo 3rd di Southeast Asia Aquatics Masters Swimming Championships 2026
Photo :
- Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id
Baca Juga
Menurut Harlin, penyelenggaraan kejuaraan ini juga sejalan dengan upaya PB Akuatik Indonesia untuk semakin memperkenalkan olahraga renang kepada masyarakat luas. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik menjadikan renang sebagai aktivitas olahraga.
"Apalagi kita ingin terus menggelorakan gerakan Ayo Berenang, supaya masyarakat makin cinta dan makin menggemari olahraga renang ini," katanya.
Perkembangan renang master di Indonesia juga terlihat dari beragamnya kelompok usia peserta. Menurut Harlin, kompetisi yang dahulu identik dengan perenang berusia 40 tahun ke atas kini mulai diramaikan atlet yang lebih muda.
Pada SEAA Masters Swimming Championships 2026, perenang berusia 25–29 tahun turut berpartisipasi, termasuk sejumlah atlet yang baru meninggalkan level elite. Mantan atlet Olimpiade juga ikut meramaikan kejuaraan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Dulu Masters dianggap kejuaraan buat orang-orang yang sudah senior, usia 40 tahun ke atas. Ini menarik, tahun ini banyak perenang Indonesia yang masih muda, berusia 25–29 tahun, ikut serta," ujar Harlin.
Kejuaraan renang master ini memang diperuntukkan bagi peserta berusia minimal 25 tahun, tanpa batas usia maksimum. Kelompok usia dibagi dalam interval lima tahun, sehingga perenang dapat bersaing dengan peserta dalam rentang usia yang relatif berdekatan.
Halaman Selanjutnya
Harlin juga menyebut peserta tertua yang hadir dalam kejuaraan tersebut berusia 86 tahun, baik dari kategori putra maupun putri. Keberagaman usia ini memperlihatkan bahwa renang master memberikan ruang bagi perenang dari berbagai generasi untuk tetap berkompetisi.