pickleballvnz.com

Kadisdik Barsel tegaskan BDR dilaksanakan hingga karhutla terkendali

Kepala Dinas Pendidikan Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Dr Manat Simanjuntak mengatakan, kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di seluruh satuan ANTARA News kalteng 1 ...

Kadisdik Barsel tegaskan BDR dilaksanakan hingga karhutla terkendali

Selasa, 8 September 2026 17:28 WIB

Image Print

Kepala Dinas Pendidikan Barito Selatan, Dr Manat Simanjuntak saat diwawancarai di Buntok, Selasa (8/9/2026). ANTARA/Bayu Ilmiawan

Buntok (ANTARA) - Kepala Dinas Pendidikan Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Dr Manat Simanjuntak mengatakan, kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) di seluruh satuan pendidikan di wilayah setempat dilaksanakan hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terkendali.

"Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi peserta didik dari dampak buruk kabut asap akibat karhutla," katanya, di Buntok, Selasa.

Dikatakannya, PJJ akan tetap diberlakukan hingga kondisi udara dinilai aman, terutama ketika Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) telah berada pada kategori sehat.

“BDR atau PJJ masih kita terapkan di semua satuan pendidikan sampai kondisi karhutla betul-betul terkendali, terutama kondisi ISPU sudah berada dalam standar sehat,” kata Manat.

Meski pembelajaran dilakukan dari rumah, namun ia meminta kepada seluruh tenaga pendidik tetap memaksimalkan proses pembelajaran agar peserta didik tidak kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan.

Menurut dia, guru perlu memastikan materi pembelajaran tetap diberikan dan komunikasi dengan peserta didik tetap berjalan selama kebijakan PJJ diberlakukan.

“Kami minta semua tenaga pendidik atau guru memaksimalkan PJJ. Jangan sampai karena kondisi seperti ini, peserta didik justru ketinggalan pembelajaran,” tegasnya.

Selain pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, Dinas Pendidikan juga meminta seluruh kepala sekolah mengatur sistem piket guru di sekolah setiap hari.

Pengaturan piket tersebut lanjut dia, dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus memastikan pelayanan dan koordinasi di lingkungan sekolah tetap berjalan selama kegiatan belajar mengajar secara tatap muka belum kembali dilaksanakan.

"Semua kepala sekolah kita minta mengatur piket guru setiap hari di sekolah sebagai upaya preventif. Jadi, meskipun pembelajaran dilakukan dari rumah, sekolah tetap ada yang memantau dan memastikan kondisi tetap terkendali," ujarnya.

Manat menambahkan, pelaksanaan BDR dan PJJ akan terus dievaluasi mengikuti perkembangan kondisi karhutla dan kualitas udara. Pembelajaran tatap muka akan dipertimbangkan kembali setelah kondisi dinilai cukup aman bagi peserta didik dan tenaga pendidik.

"Kita tentu berharap kondisi karhutla segera terkendali sehingga proses pembelajaran bisa kembali normal. Tetapi untuk saat ini, keselamatan dan kesehatan peserta didik serta guru tetap menjadi perhatian utama," demikian Manat Simanjuntak.

Baca juga: Usai modifikasi cuaca sebagian wilayah Barsel diguyur hujan

Baca juga: Nanas Parigi Barsel didorong naik kelas lewat pengembangan Kekayaan Intelektual

Baca juga: Sebanyak 1.524 penerima PKH dan sembako di Barito Selatan terindikasi judi online

Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.