pickleballvnz.com

Kacau! Pesanan Pizza untuk Anak yang Lagi Lapar Telat hingga 2 Jam

Jakarta - Makan malam keluarga ini berakhir menjadi kekecewaan. Semua bermula dari pesanan pizza yang terlambat datang 2 jam.Pesan makan online memang praktis dan mudah. Pelanggan hanya perlu memesannya lewah h...

Jakarta -

Makan malam keluarga ini berakhir menjadi kekecewaan. Semua bermula dari pesanan pizza yang terlambat datang 2 jam.

Pesan makan online memang praktis dan mudah. Pelanggan hanya perlu memesannya lewah handphone, membayar, dan menunggu sampai pesanan datang. Namun, masalah sering muncul saat proses pengiriman.

Beberapa sopir ojek online mungkin mendapat kendala di restoran atau di jalanan. Hal ini menyebabkan proses pengiriman tertunda dan menyebabkan keterlambatan, melebihi jadwal estimasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi seperti ini menyebabkan beberapa pelanggan kecewa, terlebih ketika kondisi perut sudah sangat lapar. Hal ini baru saja dialami oleh seorang keluarga di Singapura yang pesanan makannya terlambat sampai 2 jam.

Pelanggan bernama Sahid bercerita jika dirinya pesan pizza di gerai Pizza Hut GreenView Tampines melalui aplikasi pada pukul 16.47 di tanggal 9 Agustus. Dia memilih pizza ini dikirim di pukul 18.00.

Namun, ketika waktu menunjukkan pukul 18.20, rupanya pesanan makan ini masih belum sampai. Bahkan tidak ada tanda-tanda dari pihak restoran maupun sopir pengantar makanan.

Jika dilihat dari bukti tangkapan layar, pria ini membeli 2 pizza berukuran besar dengan total harga 47.30 SGD atau sekitar Rp 660.678. Rencana awalnya, Sahid memesan pizza ini untuk dinikmati sebagai makan malam bersama kedua anaknya yang berusia lima dan tiga setengah tahun.

Kacau! Pesanan Pizza Online Pelanggan Untuk Anaknya yang Lapar Terlambat 2 JamBegini bukti screenshots pemesanan makan online yang dilakukan Sahid di gerai Pizza Hut. Foto: Stomp.sg / Cherry Tan

Namun, masalah muncul karena pizza yang tak kunjung datang dan fungsi pelacak aplikasi juga tidak berfungsi. Sedangkan situs web hanya menunjukkan bahwa dapur restoran telah menerima pesanan tersebut, lapor stomp.sg (17/8).

Kondisinya menggantung karena Sahid tidak menerima informasi apa pun apakah pizza tersebut sudah disiapkan, sudah dikirim atau belum. Karena tidak ada tanda apa pun, akhirnya Sahid menelpon petugas pelayanan Pizza Hut sebanyak tujuh kali, tetapi hanya berhasil terhubung sekali. Ia diberitahu bahwa tim layanan pelanggan sedang sibuk melayani pelanggan lain.

Perwakilan dari pelayanan Pizza Hut ini memberitahu jika mereka akan segera menghubungi cabang Green View Tampines dan meminta cabang tersebut menelpon balik Sahid. Namun, pria ini mengaku tidak pernah menerima panggilan.

Sahid memahami keterlambatan tersebut, tetapi ia tidak bisa menerima fakta bahwa gerai tersebut memiliki komunikasi dan pelayanan buruk ke pelanggan.

"Keterlambatan bisa terjadi, terutama selama periode sibuk, tetapi kurangnya komunikasi sama sekali tidak dapat diterima," ujarnya.

"Jika gerai tersebut sudah tahu bahwa mereka tidak dapat mengirimkan pesanan saya sebelum pukul 6 sore, mengapa tidak ada yang menelepon untuk memberi tahu saya dan menanyakan apakah saya masih ingin melanjutkan?" ujar Sahid kesal.

Gegara Pesanan Pizza, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Kriminal(Gambar hanya ilustrasi) Sayangnya pesanan pizza ini baru datang terlambat 2 jam dari waktu pengiriman seharusnya. Foto: Ladbible

Keterlambatan pengiriman ini akhirnya membuat Sahid terpaksa membeli makanan dari gerai makanan cepat saji lainnya karena anak-anaknya sudah kelaparan dan menunggu makan malam.

Setelah banyaknya drama, Sahid mengaku pesanan pizzanya baru sampai di pukul 20.10 malam. Dua jam terlambat dari waktu pengiriman yang dipilih.

Tanggal 11 Agustus, gerai Pizza Hut GreenView di Tampines akhirnya menghubungi Sahid. Mereka menawarkan untuk mengirim kembali pesanan yang sama dengan tambahan menu lain. Namun, Sahid menolak dan meminta pengembalian dana penuh.

Menanggapi masalah ini, pihak Pizza Hut mengungkap kepada Stomp jika insiden ini terjadi selama periode Hari Nasional yang di mana terjadi peningkatan signifikan dalam volume penjualan dan pesanan. Per tanggal 15 Agustus, mereka juga telah memberikan pengembalian dana penuh yang diminta oleh Sahid.

(aqr/adr)