Kabut asap, sudah sebulan penerbangan ke Muara Teweh dibatalkan
Penerbangan dari dan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, sudah sebulan terakhir dibatalkan karena terganggu kabut asap kebakaran ANTARA News kalteng 1 ...
Kabut asap, sudah sebulan penerbangan ke Muara Teweh dibatalkan
Kamis, 17 September 2026 16:56 WIB
Sejumlah petugas melakukan pemadaman kebakaran lahan di sekitar Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-Bandara Muhammad Sidik Muara Teweh
Muara Teweh (ANTARA) - Penerbangan dari dan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, sudah sebulan terakhir dibatalkan karena terganggu kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Hari ini, telah satu bulan penerbangan ke Muara Teweh dibatalkan, akibat kabut asap kembali tebal," kata Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh Muhammad Amrillah K di Muara Teweh, Kamis.
Menurut dia, maskapai yang batal terbang ke Muara Teweh sejak Rabu (19/8) hingga Kamis ini yakni Wings Air tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan - Muara Teweh dengan jadwal penerbangan setiap hari pulang pergi.
Kemudian, penerbangan Susi Air setiap Senin tujuan Muara Teweh - Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sebaliknya.
Dibatalkannya penerbangan ini, kata dia, karena Bandara Haji Muhammad Sidik merupakan bandar udara visual jadi visibility (jarak pandang) yang dibutuhkan sekitar 5000 meter lebih, sementara hari ini jarak pandang pada pagi hingga siang hanya 100 meter.
"Karena tidak aman untuk penerbangan, maka rute tersebut dalam sebulan ini dibatalkan," kata Amrillah.
Bupati Barito Utara Shalahuddin menekankan pentingnya kecepatan dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menangani karhutla.
“Begitu ada laporan titik panas atau kejadian kebakaran, seluruh tim harus cepat bergerak. Jangan sampai terjadi keterlambatan dalam penanganan,” kata Shalahuddin.
Menurut Shalahuddin, setiap laporan hotspot maupun kejadian kebakaran harus segera direspons. Kecepatan tim menuju lokasi menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api meluas.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.