Kabut asap pekat selimuti wilayah HST - ANTARA News Kalimantan Selatan
Barabai (ANTARA) - Kabut asap terlihat cukup pekat menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) selama beberapa hari terakhir. Pantauan ANTARA pada Jumat (18/9) ...
Barabai (ANTARA) - Kabut asap terlihat cukup pekat menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) selama beberapa hari terakhir.
Pantauan ANTARA pada Jumat (18/9) pagi kondisi tersebut terlihat di kawasan Barabai Kota, Taman Dwi Warna, Jalan Mualimin, Benawa Tengah, Barabai Timur, Lapangan Pelajar, Jalan SMP, Barabai Darat, Pasar Keramat hingga sejumlah wilayah lainnya.
Asap tampak memenuhi udara di sejumlah kawasan, warga yang tetap beraktivitas di luar rumah terlihat mengenakan masker, terutama saat berada di ruang terbuka.
"Pantauan terakhir kondisi kualitas udara HST menunjukkan angka PM2.5 mencapai 209 atau masuk kategori sangat tidak sehat," kata Kepala Dinas Kesehatan HST dr. Desfi Delfiana Fahmi di Barabai, Jumat.
dr. Desfi meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi udara masih buruk.
“Kalau tidak mendesak, sebaiknya tetap berada di dalam rumah,” imbaunya.
Kemudian, bagi warga yang harus keluar rumah, Dinkes mengimbau penggunaan masker untuk membantu melindungi saluran pernapasan.
"Masker standar maupun N95 dapat digunakan saat berada di tengah kondisi udara berasap," lanjutnya.
Lebih lanjut, paparan partikel PM2.5 juga perlu diwaspadai karena ukurannya sangat kecil dan dapat masuk hingga ke paru-paru.
Keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata hingga gangguan pernapasan dapat muncul atau memburuk akibat paparan udara yang tidak sehat.
“Kalau mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata atau gangguan pernapasan lainnya, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” kata dr. Desfi.
Perhatian juga perlu diberikan kepada kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil dan penderita penyakit kronis. Mereka dianjurkan menghindari paparan asap secara langsung dan membatasi kegiatan di luar ruangan.
Masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum dan mengonsumsi makanan bergizi selama kualitas udara belum membaik.
Sebelumnya, sejumlah wilayah HST sempat diguyur hujan pada Kamis (17/9) malam, namun usai hujan itu kabut asap tetap menyelimuti wilayah tersebut dan tidak berkurang secara signifikan.
Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.