Kabupaten Sigi perkuat edukasi gizi ke sekolah atasi tengkes dan anemia
Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat edukasi gizi dan pola hidup sehat untuk remaja sekolah sebagai langkah strategis menekan angka stunting serta kasus ANTARA News sulteng 1 ...
Kabupaten Sigi perkuat edukasi gizi ke sekolah atasi tengkes dan anemia
Selasa, 8 September 2026 17:30 WIB
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi (tiga dari kanan) didampingi Kadis Kesehatan, Kadis Kominfo dan Direktur RS Torabelo melakukan pencanangan aksi bergizi di SMP Negeri 8 Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (8/9/2026). ANTARA/Moh Salam
Kabupaten Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat edukasi gizi dan pola hidup sehat untuk remaja sekolah sebagai langkah strategis menekan angka stunting serta kasus anemia sejak dini di daerah tersebut.
"Tentunya melalui gerakan aksi bergizi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya remaja terkait pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting dan anemia," kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi di Tanambulava, Selasa.
Ia mengemukakan kegiatan aksi bergizi merupakan gerakan nyata untuk membangun kebiasaan hidup sehat pada anak usia sekolah dan remaja sebagai generasi penerus pembangunan daerah di Kabupaten Sigi.
Menurut dia, pentingnya keterlibatan seluruh lintas sektor dalam pencegahan stunting dan anemia di daerah tersebut.
"Jadi edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi, pola hidup sehat, dan kepedulian terhadap kesehatan remaja harus terus diperkuat secara berkelanjutan," sebutnya.
Ia menuturkan agar gerakan aksi bergizi bisa dilaksanakan secara rutin dan menjadi bagian dari budaya hidup sehat di lingkungan sekolah-sekolah di Kabupaten Sigi.
"Harapannya lahir generasi muda yang sehat, cerdas, produktif, dan memiliki daya saing untuk mendukung pembangunan daerah di masa mendatang," ucapnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi bahwa kasus stunting pada 2025 di daerah tersebut turun sebesar 21,45 persen dari 33 persen menjadi 11,55 persen.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026