Kabupaten Berau ajak generasi bangsa memerdekakan lingkungan - ANTARA News Kalimantan Timur
Berau, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur, mengajak generasi muda penerus bangsa mengisi kemerdekaan dengan memerdekakan lingkungan, karena merdeka berarti memiliki kesadara...
Berau, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur, mengajak generasi muda penerus bangsa mengisi kemerdekaan dengan memerdekakan lingkungan, karena merdeka berarti memiliki kesadaran menjaga kebersihan tanah, air, sungai, dan udara yang dihirup bersama.
Kebersihan adalah cermin kemerdekaan jiwa, bebas dari sikap acuh tak acuh, bebas dari kerusakan yang timbul karena kelalaian sendiri, sehingga penerus bangsa pun harus sadar agar tidak ada lagi sampah yang menumpuk dan merusak lingkungan.
"Kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan bisa dibangun melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari membuang sampah pada tempatnya, mengurangi sampah dari sumbernya hingga membiasakan penggunaan tumbler guna mengurangi sampah botol," ujar Wakil Bupati Berau Gamalis, di Berau, Jumat.
Terkait dengan lingkungan, lanjut ia, Pemkab Berau pun telah menerbitkan Surat Edaran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) pada 30 Maret 2026, yakni gerakan untuk mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk melalui kegiatan bersih-bersih setidaknya 30 menit.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan gerakan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan budaya peduli lingkungan, kebersihan, dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia.
Sebelumnya, saat bakti sosial gelaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Talisayan pada Kamis (13/8) kemarin, ia juga mengajak para pelajar mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia menyebut bahwa persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tantangan bersama yang harus ditangani secara berkelanjutan oleh semua elemen masyarakat.
"Saya berharap kerja bakti lingkungan tidak berhenti sebagai kegiatan seremoni, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan rutin oleh masyarakat. Terlebih Berau merupakan kawasan destinasi wisata, sehingga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan daya tarik daerah," katanya.
Bakti sosial oleh PGRI Kecamatan Talisayan tersebut mengusung tema "Talisayan Bersih, Guru Bergerak, Masyarakat Sehat", melibatkan guru dan pelajar dari 20 sekolah mulai jenjang SD, SMP hingga SMA. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pewarta: Rahmad
Editor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.