pickleballvnz.com

Jembatan Garuda di Bima permudah akses 818 warga Samili

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), diharapkan memperlancar mobilitas 818 warga atau 253 kepala ANTARA News mataram 38 ...

Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar tiga meter.

Bima (ANTARA) - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), diharapkan memperlancar mobilitas 818 warga atau 253 kepala keluarga (KK), terutama dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan akses pelayanan dasar.

Jembatan yang diresmikan pada Senin (26/10) tersebut, menghubungkan Dusun Sakala dan Dusun Ndora di Desa Samili. Infrastruktur itu dibangun untuk mengatasi keterbatasan akses antardusun yang selama ini menghambat aktivitas masyarakat.

Sebelum jembatan dibangun, warga menghadapi kendala transportasi untuk menjalankan kegiatan sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian, melakukan aktivitas perdagangan, serta menjangkau sekolah dan fasilitas pelayanan publik.

Baca juga: Jembatan Armco Garuda buka akses warga pelosok di Dompu

"Beroperasinya jembatan gantung tersebut diharapkan memperlancar perjalanan warga dan memangkas waktu tempuh menuju wilayah lain di desa itu," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima Agus Salim yang mewakili Bupati Bima.

Ia mengatakan keberadaan jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi hambatan aksesibilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Samili dan sekitarnya.

Agus Salim juga mengapresiasi dukungan Kodim 1608/Bima, mitra kerja, pemerintah desa, dan masyarakat yang bergotong royong mendukung pembangunan jembatan tersebut.

Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program prioritas Presiden dan menjadi pembangunan infrastruktur pertama dalam program tersebut yang direalisasikan di Kabupaten Bima.

"Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar tiga meter. Proses pembangunannya berlangsung selama kurang lebih lima bulan," ujarnya.

Pewarta : Ady Ardiansah
Editor: Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026