Jeli Melihat Peluang Usaha di Era Digitalisasi, Bukan cuma Belajar Teori
Bisnis Selasa, 22 September 2026 - 11:05 WIB VIVA - Kebutuhan akan keteram...
Selasa, 22 September 2026 - 11:05 WIB
VIVA - Kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital semakin penting bagi generasi muda.
Baca Juga
Sebab, mereka kini dituntut tidak cuma pintar secara akademis, tetapi juga jeli melihat peluang usaha di tengah pesatnya digitalisasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melihat hal tersebut, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali melanjutkan program Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) untuk membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027.
Baca Juga
Pada fase lanjutan ini, pembelajaran dalam ZEP disesuaikan dengan perkembangan dunia usaha, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), literasi finansial, serta pengembangan bisnis berbasis potensi ekonomi lokal.
Program tersebut melanjutkan capaian tahun pertama fase kedua ZEP yang telah menjangkau lebih dari 10.000 siswa dan menghasilkan 35 bisnis pelajar dengan omzet kolektif mencapai Rp339 juta.
Baca Juga
Melalui konsep Student Company, siswa belajar menjalankan bisnis secara langsung, mulai dari mengenali kebutuhan pasar, membuat produk, membangun merek, hingga mengelola operasional dan keuangan.
Country Manager Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara, mengatakan perubahan teknologi dan perilaku konsumen membuat generasi muda perlu memiliki kemampuan beradaptasi serta mengambil keputusan secara tepat dalam dunia usaha.
Dalam pelaksanaannya, siswa juga diajak mengeksplorasi kearifan lokal sebagai inspirasi bisnis, dengan menggali budaya dan sumber daya di lingkungan sekitar.
Selain itu, teknologi AI mulai diperkenalkan untuk membantu proses pencarian ide usaha, riset pasar sederhana, hingga pembuatan materi promosi.
"Meski memanfaatkan teknologi digital, siswa tetap diberikan pemahaman mengenai penggunaan AI secara kritis dan bertanggung jawab agar kreativitas serta nilai kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dalam proses bisnis," ungkap Edhi.
Pembelajaran diperkuat melalui pendampingan guru, mentor PJI, serta karyawan dan agen Zurich Indonesia yang berbagi pengalaman mengenai dunia usaha dan literasi keuangan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bisnis pelajar terbaik nantinya berkesempatan mengikuti kompetisi kewirausahaan tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Hingga 2028, fase kedua ZEP ditargetkan dapat menjangkau 16.975 siswa dengan pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Bisa Berbalik Rugikan Pekerja, RUU Ketenagakerjaan Dinilai Tambah Ongkos Ketidakpastian Berusaha
Ancaman pidana yang tidak proporsional berisiko membuat perusahaan formal bisa menahan ekspansi hubungan kerja tetap dan bergeser ke skema kerja yang lebih longgar.
VIVA.co.id
22 September 2026