pickleballvnz.com

Jangan Sampai Salah Hitung, Ini Biaya Punya Mobil yang Sering Lupa

 Otomotif Rabu, 30 September 2026 - 16:42 WIB Jakarta, VIVA– Harga menjadi ...

Rabu, 30 September 2026 - 16:42 WIB

Jakarta, VIVA– Harga menjadi salah satu pertimbangan utama ketika seseorang hendak membeli mobil. Namun, angka yang tertera pada harga on the road (OTR) sebenarnya baru merupakan awal dari biaya yang harus dikeluarkan selama kendaraan dimiliki.

Baca Juga

Setelah mobil dibawa pulang, pemilik masih harus menyiapkan dana untuk bahan bakar, servis berkala, suku cadang, pajak kendaraan, asuransi hingga penyusutan nilai kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, calon pembeli kini tidak cukup hanya membandingkan harga mobil. Biaya perawatan dan layanan purnajual juga perlu diperhitungkan untuk mengetahui berapa besar biaya sebenarnya selama kendaraan digunakan.

Baca Juga

Konsep tersebut dikenal sebagai Total Cost of Ownership (TCO) atau total biaya kepemilikan. Perhitungannya mencakup seluruh pengeluaran yang muncul sejak kendaraan dibeli hingga nantinya dijual kembali.

Sebagai gambaran sederhana, mobil seharga Rp300 juta yang digunakan selama lima tahun tidak berarti hanya membutuhkan dana Rp300 juta. Jika dalam periode tersebut pemilik mengeluarkan biaya untuk servis, bahan bakar, pajak dan kebutuhan lainnya, maka total pengeluaran tentu menjadi jauh lebih besar.

Baca Juga

Di sisi lain, nilai jual kembali kendaraan juga perlu diperhitungkan. Semakin tinggi nilai kendaraan ketika dijual, semakin kecil beban depresiasi yang harus ditanggung pemilik.

Artinya, mobil dengan harga pembelian lebih murah belum tentu menghasilkan biaya kepemilikan yang lebih rendah.

Perbedaan biaya perawatan juga dapat memengaruhi perhitungan tersebut. Misalnya, dua mobil memiliki harga pembelian yang berbeda, tetapi salah satunya membutuhkan biaya servis dan penggantian komponen yang lebih rendah selama lima tahun.

Selisih harga ketika membeli bisa saja menyempit setelah biaya kepemilikan dimasukkan ke dalam perhitungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sinilah layanan purnajual menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan konsumen sebelum menentukan pilihan. Bukan hanya soal ada atau tidaknya bengkel resmi, tetapi juga estimasi biaya servis, ketersediaan suku cadang, jaringan layanan serta program perawatan yang diberikan.

Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, sebelumnya menyebut layanan purnajual sebagai bagian dari nilai tambah kendaraan, bersama garansi, jaringan purnajual dan jaminan ketersediaan suku cadang.

Halaman Selanjutnya

“Layanan tersebut menjadi bagian dari nilai tambah kendaraan, bersama garansi, jaringan purnajual dan jaminan ketersediaan suku cadang,” ujar Donny di Jakarta, Rabu 30 September 2026.