pickleballvnz.com

“Jakarta Batavia” jelajahi jejak sejarah dari Sarinah ke Kota Tua

Jakarta (ANTARA) - Layanan wisata keliling kota menggunakan bus tingkat dengan atap terbuka (open top tour) rute Jakarta Batavia mengajak masyarakat menjelajahi jejak sejarah Batavia dari Sarinah ke Kota Tua me...

Jakarta (ANTARA) - Layanan wisata keliling kota menggunakan bus tingkat dengan atap terbuka (open top tour) rute Jakarta Batavia mengajak masyarakat menjelajahi jejak sejarah Batavia dari Sarinah ke Kota Tua melalui berbagai bangunan, kawasan, dan ruang kota yang dilalui.

"Open Top Tour of Jakarta bukan sekadar bus wisata dengan atap terbuka. Ia adalah cara kita mengajak warga dan pengunjung untuk duduk, memandang, dan mendengarkan kembali kisah kota tempat mereka tinggal," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jakarta, Kamis (23/7).

Menurut dia, melalui perjalanan dari Sarinah menuju Kota Tua, masyarakat dapat menikmati wajah Jakarta dari perspektif yang berbeda.

Rute Jakarta Batavia melengkapi layanan Open Top Tour Transjakarta yang kini memiliki empat pilihan rute wisata tematik, yaitu Jakarta Skyline yang menyuguhkan panorama kawasan Sudirman dan MH Thamrin, khususnya saat matahari terbenam maupun suasana malam hari.

Lalu, Jakarta Heritage yang mengajak pelanggan mengunjungi berbagai bangunan dan kawasan bersejarah, di antaranya Gedung Filateli, Pasar Baru, Gedung Kesenian Jakarta, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, dan Istana Negara.

Kemudian, Jakarta Seaside yang memperlihatkan sisi lain Jakarta di pinggir pantai, kawasan pantai indah kapuk.

"Kehadiran rute tersebut menunjukkan bahwa transportasi publik tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian pengalaman wisata Jakarta," ujar Rano.

Baca juga: Pemprov DKI uji coba "open dining of Jakarta", wisata kuliner di atas bus

Sementara itu, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza menambahkan rute Jakarta Batavia menghubungkan Sarinah hingga Kota Tua dengan menggunakan bus atap terbuka yang dilengkapi audio guide.

Selama perjalanan, pelanggan akan memperoleh narasi mengenai sejarah Jakarta, bangunan cagar budaya, serta berbagai peristiwa penting yang membentuk perjalanan ibu kota dari masa ke masa.

Untuk menikmati layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pembelian tiket melalui aplikasi TJ: Transjakarta dengan tarif Rp75.000 per orang.

Pada tahap awal, layanan tersebut dioperasikan menggunakan satu unit bus atap terbuka dengan jadwal keberangkatan setiap hari pada pukul 16.00 WIB, 18.30 WIB, dan 20.30 WIB.

Baca juga: Pemprov DKi buka rute baru bus "Open Top Tour of Jakarta"

Baca juga: Hari Anak, Transjakarta kenalkan transportasi publik pada anak-anak

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.