Italia Siap Gelontorkan Dana Besar untuk Datangkan Pep Guardiola
Bagikan: JAKARTA - Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, telah mengonfirmasi bahwa Pe...
Bagikan:
JAKARTA - Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, telah mengonfirmasi bahwa Pep Guardiola termasuk di antara kandidat yang dipertimbangkan untuk posisi pelatih kepala yang kosong.
Tim Azzurri telah tanpa pelatih sejak Gennaro Gattuso mengundurkan diri setelah kekalahan playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada April 2026 melawan Bosnia-Herzegovina yang membuat Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Malago mengatakan bahwa FIGC bersedia melakukan pengorbanan finansial untuk mendatangkan Guardiola, yang berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Manchester City awal musim panas ini.
"Bukan jaminan bahwa (pembicaraan dengan Guardiola) akan membuahkan hasil, tetapi saya percaya itu tepat dan penting untuk membuka dialog serta menjaganya tetap hidup."
"Pembicaraan dengan Guardiola ini sama sekali bukan bentuk kurangnya rasa hormat terhadap kandidat lain, yang pembicaraannya sudah dimulai, dan menambahkan nama lain sama sekali tidak akan mengurangi proses yang ada."
BACA JUGA:
"Ada juga pertimbangan keuangan dan anggaran. Dalam jangka pendek hingga menengah, mengatakan bahwa kami harus mengencangkan ikat pinggang ialah pernyataan yang meremehkan. Namun, beberapa pengecualian telah dibuat, yang mungkin berkaitan dengan nama yang begitu dominan saat ini (Guardiola)," kata Malago, yang terpilih sebagai Presiden FIGC pada 22 Juni 2026, kepada podcast Cronache di Spogliatoio.
Malago menekankan bahwa Guardiola, mantan pelatih Italia Roberto Mancini, dan legenda Italia Andrea Pirlo bukanlah deretan kandidat yang dipertimbangkan.
"Tidak, sama sekali tidak. Jika kami mempertimbangkan profil tertentu, nama-nama ini tentu termasuk dalam lingkup kategori profil tersebut," tuturnya.
Guardiola sering menyatakan keinginannya untuk melatih tim nasional di turnamen besar sebelum pensiun. Ia telah memiliki karier kepelatihan yang gemilang, dengan masa kepemimpinan di Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City.
Sebagai manajer, ia telah memenangi 41 trofi besar, termasuk tiga Liga Champions. Namun, ESPN melaporkan bahwa pembicaraan Guardiola dengan FIGC singkat.
Pelatih asal Spanyol itu dikabarkan ingin mengambil cuti lebih dulu setelah melatih Manchester City sejak 2016.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+