pickleballvnz.com

Iran: Qatar ajukan gagasan baru ke AS untuk buka Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Senin (28/9), mengatakan bahwa Qatar akan menyampaikan gagasan-gagasan baru kepada pihak AS, yang telah dibahas bersama Teheran, mengenai ANTARA News jogja 22 ...

Iran: Qatar ajukan gagasan baru ke AS untuk buka Selat Hormuz

Selasa, 29 September 2026 09:04 WIB

Image Print

Sejumlah kapal dagang milik Iran dan negara lain masih berlabuh di Selat Hormuz, Bandar Abbas, Iran, pada 10 September 2026. Menyusul pengumuman Teheran bahwa selat tersebut akan tetap ditutup di tengah ketegangan yang terus berlangsung antara AS dan Iran, ketidakpastian mengenai lalu lintas kapal masih berlanjut di salah satu titik transit energi dan perdagangan paling krusial di dunia. ANTARA/Fatemeh Bahrami - Anadolu Agency /pri.

Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Senin (28/9), mengatakan bahwa Qatar akan menyampaikan gagasan-gagasan baru kepada pihak AS, yang telah dibahas bersama Teheran, mengenai cara memenuhi persyaratan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Dia menambahkan bahwa tanggapan akhir dari Washington mungkin akan keluar pada Selasa (29/9).

Saat berbicara kepada wartawan Iran di New York, Araghchi mengatakan dia kembali bertemu dengan Qatar dan membahas berbagai kemungkinan untuk memfasilitasi pelaksanaan syarat-syarat yang diajukan Teheran.

"Mereka memiliki gagasan, dan kami membahas bagaimana cara untuk memenuhi syarat-syarat Iran serta bagaimana syarat-syarat tersebut dapat dipenuhi," katanya, sebagaimana dikutip oleh kantor berita resmi Iran IRNA.

Gagasan-gagasan tersebut kini akan disampaikan kepada pihak AS, dan setelah itu tanggapan akhir Washington akan diteruskan ke Teheran, kata Araghchi.

"Saya berharap hal ini akan terjadi paling lambat besok," tambahnya.

Araghchi mengatakan dia akan segera bertolak dari New York menuju Teheran dalam beberapa jam ke depan, dan Qatar akan menyampaikan tanggapan AS begitu tanggapan tersebut tersedia.

Dia menyebutkan bahwa komunikasi melalui Qatar dan Pakistan terus berjalan, namun menjadi lebih serius menyusul usulan terbaru dari Iran.

Araghchi mengatakan Teheran juga memanfaatkan pertemuan-pertemuan di New York untuk menyampaikan kepada Washington dan masyarakat internasional mengenai persyaratan yang menurut mereka harus dipenuhi agar Selat Hormuz dapat dibuka kembali.

Sumber: Anadolu

Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026