pickleballvnz.com

IBM Indonesia dan Dicoding Luluskan Peserta Pijak 2026

Selular.ID – IBM Indonesia dan Dicoding Indonesia merayakan kelulusan peserta Pijak 2026 dalam seremoni di Jakarta. Program kolaborasi melalui IBM SkillsBuild tersebut membekali peserta dengan keterampilan kece...

Selular.ID – IBM Indonesia dan Dicoding Indonesia merayakan kelulusan peserta Pijak 2026 dalam seremoni di Jakarta.

Program kolaborasi melalui IBM SkillsBuild tersebut membekali peserta dengan keterampilan kecerdasan buatan (AI) melalui pembelajaran berbasis proyek untuk mempersiapkan talenta digital menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Pijak 2026 dirancang untuk memperluas akses terhadap pembelajaran AI sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada peserta.

Sepanjang program, lebih dari 20.000 peserta mendapatkan akses ke materi pembelajaran melalui platform IBM SkillsBuild, sedangkan lebih dari 600 peserta dengan performa terbaik melanjutkan ke tahap pembelajaran intensif berbasis proyek.

Pada tahap lanjutan tersebut, peserta menjalani lebih dari 900 jam pembelajaran dengan pendampingan praktisi industri.

Materi diberikan mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan, sehingga peserta tidak hanya mempelajari konsep AI, tetapi juga menerapkannya melalui proyek yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Lebih dari 100 Proyek AI

Program Pijak mencakup sejumlah materi dasar yang menjadi fondasi bagi peserta sebelum memasuki pembelajaran proyek.

Topik yang tersedia meliputi Introduction to Artificial Intelligence, Generative AI, AI Ethics, serta Career Management Essentials.

Dari keseluruhan peserta, lebih dari 600 orang kemudian mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Dalam proses tersebut, peserta menghasilkan lebih dari 100 proyek akhir atau capstone project.

Proyek-proyek tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dan sektor industri. Salah satu proyek yang mencatat performa terbaik adalah Sigap AI, platform berbasis AI yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sigap AI dapat digunakan untuk memantau ulasan pelanggan, menganalisis sentimen, mengidentifikasi isu utama dari masukan konsumen, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti.

Pengembangan proyek semacam ini menjadi bagian dari pendekatan Pijak yang menggabungkan pembelajaran teknologi dengan penerapan pada persoalan nyata.

Program tersebut juga melibatkan lebih dari 1.200 institusi pendidikan di Indonesia.

Partisipasi institusi pendidikan memperluas jangkauan program sekaligus memberikan akses kepada komunitas akademik untuk mempelajari keterampilan AI dan digital.

IBM Tekankan Kesiapan Talenta di Era AI

General Manager IBM ASEAN Catherine Lian mengatakan perkembangan AI membuat kebutuhan terhadap talenta yang mampu memahami dan bekerja dengan teknologi tersebut semakin penting.

“Inovasi AI terus menghadirkan tantangan sekaligus menginspirasi berbagai organisasi lintas industri,” ujar Catherine.

Menurutnya, perkembangan teknologi AI, termasuk model AI open-source, membuat proses transformasi teknologi berlangsung semakin cepat.

Kondisi tersebut membutuhkan talenta yang tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga dapat berkolaborasi dengan agen AI, mengelolanya secara bertanggung jawab, serta mengembangkan solusi berbasis AI generasi berikutnya.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari IBM SkillsBuild secara global.

Platform pembelajaran tersebut digunakan IBM untuk memperluas akses terhadap pendidikan teknologi dan AI melalui kerja sama dengan pemerintah, institusi pendidikan, dan organisasi nirlaba.

Dalam konteks Pijak, IBM Indonesia dan Dicoding menggabungkan akses pembelajaran IBM SkillsBuild dengan pembelajaran berbasis proyek dan pendampingan praktisi industri.

Peserta kemudian menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam bentuk proyek akhir.

Dicoding Siapkan Akses ke Dunia Kerja

Selain keterampilan teknis, Pijak 2026 juga diarahkan untuk membantu peserta memasuki dunia profesional.

Narenda Wicaksono, Chief Executive Officer Dicoding Indonesia, mengatakan penyelenggara ingin memastikan peserta yang menyelesaikan program memperoleh peluang lebih luas untuk memasuki dunia kerja.

Salah satu upaya yang disiapkan adalah Pijak Career Fair yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk mempertemukan peserta program dengan perusahaan yang membutuhkan talenta digital.

Narenda mengajak peserta yang telah menyelesaikan pembelajaran untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja.

Pengembangan keterampilan melalui Pijak tidak hanya mencakup kemampuan teknis AI. Materi Career Management Essentials juga diberikan untuk membantu peserta mempersiapkan aspek pengembangan karier.

Kombinasi pembelajaran teknis, pengalaman mengerjakan proyek, dan akses terhadap peluang karier menjadi bagian dari rangkaian program yang disiapkan IBM Indonesia dan Dicoding.

Pendekatan ini menempatkan pengalaman praktis sebagai pelengkap pembelajaran AI yang diperoleh peserta melalui IBM SkillsBuild.

Pemerintah Dorong Keberlanjutan Program

Dukungan terhadap pengembangan talenta AI juga datang dari sektor pemerintah. Prof. Dr. med. Setiawan, dr, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, mengatakan keterampilan AI yang diperoleh melalui Pijak dapat membantu peserta mengembangkan solusi untuk berbagai tantangan nyata.

Setiawan juga mendorong keberlanjutan program Pijak hingga 2027 agar lebih banyak talenta Indonesia memperoleh kesempatan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan transformasi digital.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam seremoni kelulusan Pijak 2026 yang menjadi penutup rangkaian pembelajaran program tahun ini.

Dukungan pemerintah sekaligus memperlihatkan keterlibatan sektor pendidikan dan industri dalam pengembangan kompetensi AI.

Dengan lebih dari 20.000 peserta yang memperoleh akses pembelajaran, lebih dari 600 peserta yang masuk tahap intensif, serta keterlibatan lebih dari 1.200 institusi pendidikan, Pijak 2026 memperluas skala kolaborasi IBM Indonesia dan Dicoding dalam pendidikan AI.

Hasil pembelajaran juga diwujudkan melalui lebih dari 100 capstone project, termasuk Sigap AI yang menyasar kebutuhan UMKM.

Sementara itu, Pijak Career Fair pada Agustus 2026 menjadi bagian lanjutan untuk menghubungkan lulusan program dengan perusahaan yang membutuhkan talenta digital.

Kelanjutan Pijak hingga 2027 masih berupa dorongan yang disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Program tahun 2026 sendiri telah memasuki tahap kelulusan setelah peserta menyelesaikan rangkaian pembelajaran dan proyek yang menjadi bagian dari kurikulum.

Baca Juga: Oppo Akui Harga Reno16 Naik Gila-gilaan, Segini Bedanya dengan Reno15