pickleballvnz.com

Helmi serahkan bantuan produktif pulihkan ekonomi korban kebakaran - ANTARA News Bengkulu

Bengkulu (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan bantuan produktif berupa sepeda motor dan mesin jahit untuk membantu memulihkan ekonomi korban kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu. "...

Bengkulu (ANTARA) - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan bantuan produktif berupa sepeda motor dan mesin jahit untuk membantu memulihkan ekonomi korban kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kota Bengkulu.

"Kita ingin bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan produktif. Dengan sepeda motor maupun mesin jahit ini penerima dapat kembali bekerja, berusaha, dan memenuhi kebutuhan keluarganya," kata Gubernur Helmi Hasan di Bengkulu, Senin.

Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan tidak hanya untuk meringankan beban warga setelah mengalami musibah kebakaran, tetapi juga membantu penerima kembali menjalankan aktivitas yang dapat menjadi sumber penghasilan keluarga.

Menurut dia bantuan berupa barang yang dapat digunakan untuk bekerja dan berusaha diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima sehingga mereka dapat kembali memenuhi kebutuhan keluarga secara mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, korban kebakaran Taslim Handika menerima satu unit sepeda motor Honda Revo dari Bank Bengkulu, sedangkan Juliani dan Ermawati masing-masing menerima satu unit mesin jahit merek Typical dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu.

Helmi mengatakan pemanfaatan bantuan untuk kegiatan produktif menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang terdampak musibah, sehingga bantuan tidak hanya soal pemenuhan kebutuhan sesaat.

Dia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana maupun musibah lainnya.

Bantuan mesin jahit tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat yang diperuntukkan bagi mustahik atau golongan yang berhak menerima zakat.

Salah seorang penerima bantuan, Juliani mengatakan mesin jahit tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan usaha menjahit yang selama ini menjadi sumber penghasilannya.

"Saya menjahit sudah sembilan tahun. Sehari-hari saya menerima orderan jahitan seragam sekolah. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa lebih maksimal," ujarnya.

Sebagai seorang janda yang mesti menghidupi dua orang anak, ia berharap bantuan tersebut dapat mendukung kelancaran usaha menjahit dan meningkatkan kemampuan memenuhi pesanan pelanggan.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.