pickleballvnz.com

Headband Ikonik Lamine Yamal di Piala Dunia 2026, Ternyata Punya Makna Penting

Jakarta - Spanyol berhasil mereguk kemenangan sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina di final pada Minggu (19/7/2026). Sosok Lamine Yamal berperan besar membawa La Furia Roja meraih ...

Jakarta -

Spanyol berhasil mereguk kemenangan sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina di final pada Minggu (19/7/2026). Sosok Lamine Yamal berperan besar membawa La Furia Roja meraih trofi juara.

Pria 19 tahun ini tak hanya sukses mencuri perhatian berkat penampilan gemilangnya bersama Timnas Spanyol, tetapi juga headband yang hampir selalu dikenakannya saat bertanding di Piala Dunia.

Aksesori tersebut bertulisan '08304' dan 'Rocafonda', yang merupakan penghormatan untuk lingkungan tempat Yamal dibesarkan di Mataró, Spanyol.
Angka 08304 merupakan kode pos kawasan Rocafonda, sementara Rocafonda adalah nama lingkungan yang selalu dibanggakan pemain Barcelona tersebut sebagai kampung halamannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring waktu, headband itu menjadi bagian dari identitas Yamal di dalam maupun luar lapangan. Selain headband Rocafonda, sebelumnya, Yamal juga sempat mengenakan headband bertulisan 'EGO YAMAL', yang memicu perbincangan di media sosial.

Headband tersebut viral setelah Spanyol mengalahkan Austria pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Banyak orang bertanya-tanya apakah tulisan itu sekadar pernyataan mode atau sindiran bagi para pengritiknya?

Tulisan pada headband itu terlihat jelas sepanjang pertandingan dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai makna di baliknya. Menurut laporan stasiun radio Spanyol COPE, pemilihan headband tersebut bukanlah kebetulan.

Lamine Yamal dari Spanyol mengenakan ikat kepala bertuliskan 'Ego Yamal' saat pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles pada 10 Juli 2026 di Inglewood, Amerika Serikat.Lamine Yamal dari Spanyol mengenakan ikat kepala bertuliskan 'Ego Yamal' saat pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles pada 10 Juli 2026 di Inglewood, Amerika Serikat. Foto: Getty Images/Robbie Jay Barratt - AMA

Tulisan 'EGO YAMAL' disebut sebagai responsnya terhadap kritik yang kerap diterima Yamal di TikTok. Sejumlah pengguna media sosial sebelumnya menjulukinya 'Ego Lamine', dengan anggapan bahwa pemain muda itu memiliki ego yang terlalu besar karena sikap percaya dirinya di lapangan.

Alih-alih memusingkan komentar negatif itu, Yamal justru menerimanya dengan santai. Bintang Barcelona tersebut menjadikan julukan itu sebagai bagian dari identitasnya dan memakainya dengan bangga saat membela tim nasional.

Lamine Yamal (Spanyol) saat pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles, Los Angeles, AS, pada 10 Juli 2026.Lamine Yamal (Spanyol) saat pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles, Los Angeles, AS, pada 10 Juli 2026. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

Banyak penggemar memuji cara Yamal membalikkan ejekan menjadi simbol kepercayaan diri, bukan malah merasa terintimidasi.

Terlepas dari headband yang viral dengan segala kontroversinya, sepanjang Piala Dunia 2026, Yamal menjadi salah satu pemain paling bersinar dan berperan besar membawa Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina di partai final.
Setelah sebelumnya membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa, Yamal terus membawa sepotong kisah kampung halamannya ke setiap pertandingan.

(hst/hst)