Harry-Meghan Kembali ke Inggris, Bagaimana Hubungan dengan Pangeran William?
Jakarta - Saat Pangeran William dan Putri Catherine disibukkan dengan momen Pangeran George menjalani hari pertamanya di sekolah bergengsi Eaton, Pangeran Harry membuat gebrakan. Anak bungsu Putri Diana d...
Jakarta -
Saat Pangeran William dan Putri Catherine disibukkan dengan momen Pangeran George menjalani hari pertamanya di sekolah bergengsi Eaton, Pangeran Harry membuat gebrakan. Anak bungsu Putri Diana dan Raja Charles itu kembali ke Inggris bersama istrinya Meghan Markle dan dua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet.
Sehari sebelum Pangeran George memulai sekolahnya, sebuah surat yang dikeluarkan atas nama Raja Charles, menegaskan bahwa Pangeran Harry dan Meghan Markle tetap berstatus sebagai anggota keluarga kerajaan yang tidak menjalankan tugas resmi. Surat tersebut muncul tak lama setelah Harry dan Meghan kembali ke Inggris. Kepulangan pasangan Sussex itu pun membuat keretakan antara Harry dan keluarga kerajaan, khususnya Pangeran William dan Kate Middleton, kembali jadi sorotan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika mereka berada di California dan kita melihatnya dari kejauhan, masalah ini tidak terlalu terlihat. Namun, sekarang semuanya kembali berada tepat di depan mereka," kata seorang sumber di Kerajaan Inggris seperti dikutip dari People.
Kate Middleton yang kini dalam masa remisi setelah menjalani pengobatan kanker, secara bertahap kembali menjalankan lebih banyak tugas publik. Di sisi lain, kehidupan keluarganya juga berubah setelah Pangeran George sudah masuk asrama dan bersekolah di Eaton. Dan kepulangan Harry dan Meghan menjadi persoalan tambahan yang sebelumnya tidak diperkirakan Pangeran William dan Kate.
William-Kate dan Harry-Meghan Tampil Bareng, Perdana dalam 2 Tahun (AFP) Foto: William-Kate dan Harry-Meghan Tampil Bareng, Perdana dalam 2 Tahun (AFP)
"William dan Catherine bisa saja mengatakan bahwa fokus mereka harus tertuju pada diri mereka dan keluarga. Namun, akan ada tekanan mengenai bagaimana mereka berinteraksi dengan Harry dan Meghan serta keluarga mereka di masa depan," kata Russell Myers, penulis buku William and Catherine.
Kepulangan keluarga Sussex ini diketahui berlangsung di tengah ketegangan yang masih menyelimuti hubungan mereka dengan keluarga kerajaan. Raja Charles dan Harry setidaknya telah berbicara satu kali sejak Harry dan Meghan tiba di Inggris pada 26 Agustus. Namun, keduanya belum bertemu secara langsung.
Pertemuan terakhir Charles dan Harry terjadi pada Juli 2026. Saat itu, Harry, Meghan, Archie, dan Lilibet bertemu dengan Raja Charles dan Ratu Camilla di Highgrove.
Dengan kondisi tersebut, surat yang dikeluarkan atas nama Raja Charles kembali memperlihatkan bahwa masih ada persoalan yang belum terselesaikan antara keluarga kerajaan dan Pangeran Harry serta Meghan Markle.
"Raja Charles dan William benar-benar bersatu dalam pandangan bahwa keluarga Sussex tidak mewakili keluarga kerajaan," kata Myers.
Menurut penulis buku keluarga kerajaan Inggris ini, hubungan Harry dengan ayahnya masih menyisakan ruang untuk komunikasi. Namun hubungannya dengan Pangeran William justru tetap renggang. Sumber mengatakan kepada PEOPLE bahwa kedua kakak beradik tersebut masih belum melakukan kontak secara langsung.
"Pandangan William sangat jelas. Hubungan apa pun yang dimiliki ayahnya dengan Harry atau keluarga Sussex sepenuhnya merupakan keputusan ayahnya," ujar Myers.
"Namun, jika melihat ke masa depan, William tidak akan memiliki hubungan dengan mereka, baik dalam kapasitas resmi maupun pribadi," tambahnya.
Pangeran Harry sendiri juga tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk memperbaiki hubungan dengan sang kakak. Orang-orang dekat William dan Kate mengatakan luka yang menyebabkan keretakan tersebut masih cukup dalam.
Sejarawan Kerajaan Inggris, Amanda Foreman menggambarkan kondisi hubungan Pangeran William dan Harry sebagai perubahan dari konflik terbuka menjadi ketegangan yang lebih dingin.
"Saat ini, situasinya telah berubah dari perang panas menjadi perang yang sangat, sangat dingin. Namun, dalam situasi perang dingin, Anda tetap harus hadir di Olimpiade," katanya.
Pangeran William dan Kate Middleton saat ini tampaknya memilih untuk tetap menjalankan kehidupan serta tugas mereka tanpa menjadikan persoalan keluarga sebagai pusat perhatian. Pendekatan itu sejalan dengan prinsip lama keluarga kerajaan untuk tetap tenang dan terus menjalankan tugas.
"Mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang berada di luar fokus utama dan sebagai bagian dari sejarah masa lalu," kata Vigar, penulis The Four Wives of Windsor
Sikap tersebut terlihat pada 10 September 2026. Calon raja dan ratu Inggris itu tampil bersama ketika menghadiri kegiatan untuk mendukung inisiatif pencegahan bunuh diri yang digagas Pangeram William. Keduanya pun disibukkan dengan jadwal kegiatan publik yang padat sepanjang musim gugur.
"Mereka tidak ingin semua kebisingan lainnya menjadi gangguan," tutur Ailsa Anderson, mantan sekretaris pers mendiang Ratu Elizabeth II.
(eny/eny)