pickleballvnz.com

Harga TBS Kelapa Sawit hari ini di Riau turun tipis, Cek rinciannya! - ANTARA News Jawa Barat

Pekanbaru, Riau (ANTARA) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan tipis pekan ini sebesar Rp27,08 per kilogram atau 0,69 persen dari periode lalu,...

Pekanbaru, Riau (ANTARA) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan tipis pekan ini sebesar Rp27,08 per kilogram atau 0,69 persen dari periode lalu, sehingga menjadi Rp3.885,17 per kg.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja mengatakan kenaikan harga itu terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yang merupakan harga tertinggi.

Ketentuan ini berlaku selama satu minggu ke depan, yaitu periode 23-29 September 2026.

"Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO (crude palm oil/minyak sawit mentah) dan kernel," katanya di Pekanbaru, Riau, Selasa.

Ia mengatakan pada periode ini harga CPO turun sebesar Rp54,30 per kg menjadi Rp15.696,29 per kg minggu ini.

Sementara itu, harga kernel juga turun sebesar Rp283,95 per kg menjadi Rp14.055,05 per kg dibandingkan minggu lalu.

Sama halnya dengan petani swadaya, mitra plasma harga pembeliannya dalam satu minggu ke depan juga turun sebesar Rp 27,86 per kg atau mencapai 0,70 persen dari harga periode sebelumnya dan sekarang menjadi Rp 3.948,70 per kg.

Untuk harga jual CPO minggu ini, lanjutnya, juga turun sebesar Rp114,15 per kg menjadi Rp15.733,00 per kg. Sementara itu, harga kernel untuk petani plasma juga turun cukup dalam sebesar Rp404,41 menjadi Rp13.810,00 per kg.

Dafris mengatakan bahwa dalam menetapkan harga TBS, pihaknya selalu meningkatkan tata kelola agar penetapan harga sesuai dengan peraturan dan adil bagi kedua belah pihak.

"Meningkatkan tata kelola penetapan harga merupakan upaya serius dari semua pemangku kepentingan yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.