Guru SD 016 Serusa Terharu, Komentarnya di Instagram Berwujud Dikunjungi Gibran |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guru SDN 016 Serusa Parit Aman, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Desi Pradipta, tak menyangka komentarnya di akun Instagram Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka berbua...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guru SDN 016 Serusa Parit Aman, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Desi Pradipta, tak menyangka komentarnya di akun Instagram Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka berbuah kunjungan langsung RI 1 ke sekolah tempatnya mengajar. Kunjungan Gibran terjadi pada Jumat (17/7/2026).
Hal itu menjadi harapan baru bagi guru, siswa, dan warga agar sekolah yang kondisinya memprihatinkan segera diperbaiki pemerintah pusat. Sebelumnya, Desi meninggalkan komentar pada salah satu unggahan Instagram Gibran untuk mengundangnya melihat langsung kondisi SDN 016 Serusa yang dinilai sudah tidak layak.
Ajakan tersebut kemudian mendapat respons hingga akhirnya diwujudkan melalui kunjungan kerja Wapres ke sekolah tersebut. "Saya komen di IG Bapak untuk datang ke sekolah kami di SD 016 Serusa dan alhamdulillahnya ditanggapi oleh Bapak, dan akhirnya Bapak hari ini datang ke sekolah kami," ungkap Desi.
Bagi Desi, kehadiran mantan wali kota Solo tersebut membawa harapan agar sekolah tempatnya mengabdi segera direhabilitasi sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman. "Semoga sekolah ini juga bisa diperbaiki, itu harapan kami sebagai guru di sini, anak-anak juga," harap Desi.
Kondisi bangunan sekolah memang memerlukan perhatian. Sejumlah bagian terlihat mengalami kerusakan, mulai dari bangunan yang telah menua, lapangan yang berlubang, hingga area rawa tanpa pagar di lingkungan sekolah. Melihat kondisi tersebut, Gibran kemudian berdialog dengan para orang tua murid untuk menyerap berbagai aspirasi.
Salah seorang wali murid, Muhari Siregar, mengatakan, sekolah tersebut telah berdiri sejak lama dan telah melahirkan banyak alumni yang berkontribusi bagi daerah maupun negara. "Ini merupakan sekolah yang sudah tua, jadi alumni-alumninya sudah banyak yang berkontribusi baik untuk desa ataupun negara," tutur orang tua siswa kelas 2 dan 6 ini.
Menurut Muhari, Gibran berkomitmen membantu rehabilitasi sekolah setelah melihat langsung berbagai kerusakan yang terjadi. Mulai atap, plafon, dinding, hingga pintu bangunan perlu diperbaiki segera. "Gedungnya sudah rapuh, bangunannya miring, lapangan untuk ekstrakurikuler sulit, lapangan upacaranya juga," terang Muhari.
Selain meninjau kondisi sekolah, ia juga mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekitar. Mayoritas warga yang bekerja sebagai petani dan nelayan berkeluh atas infrastruktur jalan menuju lahan pertanian, ketersediaan solar, hingga distribusi pupuk bersubsidi.
"Hal-hal lain, misalnya, keluhan kami soal ketersediaan solar, infrastruktur jalan ke pertanian juga bakal ditindaklanjuti. Jadi juga termasuk pupuk subsidi, pupuk subsidi akan disediakan berikutnya. Karena selama ini kami juga kesulitan mendapatkan pupuk subsidi di desa kami ini," ucap Gibran.
Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui media sosial sekaligus bagian dari upaya pemerintah meninjau langsung kondisi fasilitas pendidikan di daerah. Pelaksana Tugas Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto, Bupati Rokan Hilir Bistamam, hingga Pelaksana Tugas (Plt) Seswapres Al Muktabar, dan Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya ikut hadir dalam pertemuan tersebut.