Gudang Munisi Meledak, DPR Dorong Penguatan Manajemen Risiko dan Keselamatan Aset TNI
Berita Nasional Jumat, 17 Juli 2026 - 12:06 WIB ...
Jumat, 17 Juli 2026 - 12:06 WIB
Jakarta, VIVA – Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menyatakan keprihatinan atas peristiwa ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) TNI di Madiun, Jawa Timur hingga menewaskan seorang prajurit.
Baca Juga
Kata Amelia, peristiwa ini harus menjadi pengingat pentingnya penguatan standar keselamatan, manajemen penyimpanan amunisi, serta evaluasi berkala terhadap sistem keamanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia menyebut pengelolaan aset pertahanan memerlukan standar keselamatan yang harus terus diperbarui seiring perkembangan teknologi dan kompleksitas ancaman.
Baca Juga
"Saya optimistis TNI mampu menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat budaya keselamatan kerja, meningkatkan manajemen risiko, dan memperkokoh profesionalisme sebagai institusi pertahanan yang dipercaya masyarakat," kata Amelia, Jumat, 17 Juli 2026.
Dalam situasi seperti ini, kata Amelia, yang terpenting adalah memberikan ruang bagi aparat untuk bekerja serta tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Baca Juga
Amelia juga meyakini TNI akan menangani peristiwa tersebut secara profesional, mulai dari evakuasi, perawatan korban, hingga investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab kejadian.
Ia berharap seluruh personel yang terdampak segera pulih dan proses investigasi dapat berjalan tuntas sesuai ketentuan yang berlaku.
"Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran berharga untuk semakin memperkuat aspek keselamatan personel dan keamanan aset pertahanan nasional," ungkap dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis, 16 Juli 2026, terjadi saat prajurit melakukan perawatan dan pemeliharaan munisi.
Akibat insiden tersebut, satu prajurit meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Seluruh korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus dilaporkan secara prosedural dan berjenjang," katanya.
Saat ini, TNI masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui penyebab pasti ledakan gudang munisi tersebut. (Ant)
Kenapa Gudang Munisi Madiun Meledak Hingga Buat 1 Prajurit Tewas? Ini Kata TNI AD
TNI AD masih belum dapat memastikan penyebab ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Saradan, Kabupaten Madiun, Jatim.
VIVA.co.id
17 Juli 2026