Gubernur NTB minta hotel restoran serap perikanan lokal selama MotoGP
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meminta industri perhotelan dan restoran menyerap hasil perikanan lokal selama penyelenggaraan MotoGP ANTARA News mataram 56 ...
Lombok Tengah, NTB (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meminta industri perhotelan dan restoran menyerap hasil perikanan lokal selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika.
"Jangan sampai tamunya datang ke NTB, menginap di NTB, tetapi produk yang disajikan justru didatangkan dari luar," kata Iqbal dalam pertemuan dengan pelaku industri perhotelan di Lombok Tengah, Rabu.
Baca juga: H-2 MotoGP, okupansi hotel mencapai 82 persen di Mataram
Ia menyatakan tujuan untuk menyerap hasil perikanan lokal ini, agar transaksi ekonomi semakin banyak berputar di NTB dan membuka pasar bagi nelayan serta pelaku usaha perikanan daerah.
Iqbal menyebut, produksi perikanan NTB pada 2025 mencapai lebih dari 1,2 juta ton. Namun, banyak hasil perikanan tersebut dikirim ke luar daerah, termasuk produk premium seperti lobster.
Dari diskusi dengan asosiasi dan serikat nelayan, Iqbal mendapat masukan bahwa produk-produk perikanan berkualitas belum memperoleh pasar yang cukup kuat di NTB. Sementara itu, industri perhotelan dan restoran membutuhkan pasokan berkualitas untuk melayani tamu yang datang ke daerah ini.
"MotoGP harus kita gunakan untuk mempertemukan dua kepentingan ini. Hotel dan restoran membutuhkan produk berkualitas dalam jumlah besar, sementara nelayan dan pelaku usaha perikanan kami membutuhkan pasar yang kuat di daerahnya sendiri," ujarnya.
Baca juga: MotoGP Mandalika, Pemkab Loteng batasi harga kuliner UMKM Rp30 ribu
Untuk menghubungkan kebutuhan tersebut, Iqbal meminta adanya komunikasi langsung antara industri perhotelan dan restoran dengan asosiasi nelayan, pembudidaya, pemasok, serta pelaku usaha perikanan. Komunikasi itu diperlukan untuk memetakan jenis produk, volume, kualitas, kontinuitas pasokan, hingga standar yang dibutuhkan industri.
Pemetaan tersebut menjadi dasar membangun rantai pasok yang dapat memenuhi kebutuhan hotel dan restoran secara konsisten. Dengan demikian, penyerapan hasil perikanan lokal dapat berlanjut setelah penyelenggaraan MotoGP selesai.
"Jangan hanya berlaku selama MotoGP. MotoGP kita jadikan momentum untuk membangun rantai pasok-nya. Kalau kualitas dan pasokan-nya sudah memenuhi standar industri, hubungan ini harus berlanjut setelah MotoGP selesai," tegas Iqbal.
Untuk itu, Iqbal ingin pertumbuhan pariwisata memperbesar pasar bagi hasil perikanan daerah.
"Kita ingin semakin besar belanja hotel dan restoran yang berputar kembali di NTB," katanya.
Baca juga: Gubernur NTB apresiasi penyerapan marshal lokal di MotoGP Mandalika