pickleballvnz.com

Gubernur ajak warga Nias kawal pembangunan Jembatan Sungai Mo’awo - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengajak warga Nias mengawal pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo Gunungsitoli supaya berjalan lancar dan bermanfaat bagi kepentingan publik tahun i...

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengajak warga Nias mengawal pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo Gunungsitoli supaya berjalan lancar dan bermanfaat bagi kepentingan publik tahun ini.

"Saya tahu ini kondisinya sudah memprihatinkan, makanya tahun ini segera kita kerjakan. Saya minta dukungan dari semuanya, agar ini berjalan lancar," ujar Bobby setelah meninjau Jembatan Sungai Mo'awo di Jalan Yos Sudarso Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, Kamis.

Gubernur juga mengaku, pihaknya sempat berdialog dengan sejumlah warga Nias atas pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo, dan berbagai kebutuhan nelayan setempat.

Di lokasi, Bobby melihat sendiri kerusakan parah pada lantai Jembatan Sungai Mo'awo, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas dan sekaligus membahayakan pengguna jalan.

Dengan didampingi Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, dan Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, ia meninjau bagian lain jembatan yang direncanakan masuk tahap pekerjaan pembangunan tahun ini.

"Saya menerima sejumlah masukan, mulai dari kebutuhan fasilitas pendukung bagi nelayan, sarana tambat kapal hingga pembangunan pemecah ombak," katanya.

Namun, lanjut dia, paling banyak disampaikan adalah percepatan pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo karena menjadi penghubung utama Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Utara.

Menurutnya, proyek Jembatan Sungai Mo'awo itu sebenarnya direncanakan pekerjaannya mulai tahun lalu, namun tertunda karena berbagai kendala.

"Banyak orang tidak percaya, tetapi saya sudah bertekad ingin membangun Nias. Kalau ada yang mencibir, mengejek, bagi saya tidak masalah. Karena kami hadir atas nama pemerintah, dan saya menjalankan tugas negara hadir di sini. Kuncinya, jangan sampai dihalang-halangi," tegas Bobby.

Pernyataan ini disampaikannya setelah beberapa warga setempat mengungkapkan kekhawatiran, bahwa pembangunan jembatan tersebut akan mengganggu usaha atau mata pencaharian mereka.

"Saya tidak pikir untuk satu orang, tetapi ini kepentingan masyarakat luas. Jadi jangan karena oknum tertentu, urusan publik terhalang. Jika ada yang belum selesai, kita bisa carikan solusi bersama," tutur dia.

"Saya juga tidak mau ada masyarakat yang ekonominya terganggu (hilang, red) akibat pembangunan. Tetapi memang ada dampaknya, dan kita bisa buatkan alternatif sementara selama pekerjaan berlangsung," tegas Bobby.

Gubernur juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan kajian bersama pemerintah daerah, dan perwakilan nelayan guna meningkatkan fasilitas nelayan.

Pihaknya juga mempertimbangkan pembangunan satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kelautan dan Perikanan di Kota Gunungsitoli.

"Keberadaan UPT ini penting untuk mempermudah pelayanan administrasi kapal nelayan di atas 5 GT, termasuk penerbitan rekomendasi memperoleh solar subsidi di SPBU maupun SPBN," tutur Bobby.

Kepala Desa Saewe, Kota Gunungsitoli, Martonlis Telaumbanua mengapresiasi agenda Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang berkantor di Kepulauan Nias.

Pihaknya berharap kehadiran Pemerintah Provinsi Sumut mampu mempercepat pembangunan daerah di wilayah kepulauan ini.

"Terutama sektor infrastruktur yang menjadi penopang kesejahteraan masyarakat, selain pendidikan dan kesehatan," kata Martonlis.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur ajak warga Nias kawal pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.