Google Doodle Kain Tenun Warnai HUT RI ke-81
Jakarta - Pakaian adat sudah menjadi bagian tidak terpisahkan di setiap perayaan HUT RI pada 17 Agustus. Tidak heran kalau tradisi ini menjadi inspirasi Google Doodle terbaru untuk menyambut perayaan HU...
Jakarta -
Pakaian adat sudah menjadi bagian tidak terpisahkan di setiap perayaan HUT RI pada 17 Agustus. Tidak heran kalau tradisi ini menjadi inspirasi Google Doodle terbaru untuk menyambut perayaan HUT RI ke-81.
Google Doodle hari ini dipilih untuk merayakan seni tenun, salah satu tradisi tekstil Nusantara dengan sejarah panjang yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi.
Ilustrasi Google Doodle kali ini adalah karya Anindya Anugrah, atau Phantasien. Dikenal dengan gaya seni visualnya yang penuh warna, Anindya sering mengolah elemen budaya Nusantara menjadi karya seni yang relevan dengan masa kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendekatan tersebut tercermin dalam Doodle perayaan kemerdekaan ini, yang membawa cerita tenun Nusantara ke dalam bahasa visual generasi saat ini, menunjukkan bahwa tenun bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi budaya yang terus hidup dan menemukan bentuk baru," tulis Google dalam pernyataan resmi yang diterima detikINET.
Google mengatakan kain tenun juga dipilih sebagai Doodle untuk memperingati HUT RI ke-81 karena semakin banyak anak muda yang tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang wastra atau kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Penelusuran kata kunci "wastra nusantara" lewat Google Search naik 540% pada Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut Google, anak muda Indonesia tidak hanya mencari kata kunci ini untuk mengetahui asal-usul dan makna motif, tapi juga mencari inspirasi fashion untuk sehari-hari.
Hal ini terlihat dari tren penelusuran di Google Search untuk kombinasi pakaian tradisional dengan warna kekinian, seperti "kebaya butter yellow hijab" dan "kebaya terakota tua" yang mencapai status Breakout.
Semakin mendekati perayaan hari kemerdekaan, pencarian untuk busana tradisional daerah juga meningkat pesat. Contohnya, "baju adat Bali perempuan" dan "baju adat NTT pria" yang masing-masing naik 930% dan 650%.
Melihat tren ini, Google mengajak anak muda untuk menjelajahi wastra Indonesia secara lebih dalam dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Layanan seperti Google Lens bisa dipakai untuk mengenali makna kain tradisional dan motifnya secara instan.
Jika sudah berani bereksperimen dengan wastra, konsultasikan outfit of the day kalian dengan AI Mode. Fitur ini dapat diajak bercakap-cakap layaknya asisten pribadi untuk mendiskusikan berbagai hal, termasuk untuk mendapatkan rekomendasi kombinasi warna wastra, panduan gaya, hingga padu padan harian.
Paduan teknologi Google Lens dan teks lewat AI Mode juga memungkinkan pengguna melakukan pencarian yang lebih spesifik, misalnya dengan mengambil foto kain tenun lalu tambahkan prompt seperti "untuk acara pernikahan malam hari" untuk mendapatkan inspirasi gaya.
(vmp/vmp)
TAGSLIHAT LAINNYA