Gerakan Solusi Indonesia siapkan GSI Youth Fest 2026 di Solo
Gerakan Solusi Indonesia siapkan GSI Youth Fest 2026 di Solo Minggu, 20 September 2026 07:28 WIB GSI memberikan keterangan terkait GSI Youth Fest - Hero Summit 2026 di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19...
Gerakan Solusi Indonesia siapkan GSI Youth Fest 2026 di Solo
Minggu, 20 September 2026 07:28 WIB
GSI memberikan keterangan terkait GSI Youth Fest - Hero Summit 2026 di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Aris Wasita
Solo (ANTARA) - Gerakan Solusi Indonesia (GSI) bersiap menggelar perhelatan akbar bertajuk GSI Youth Fest - Hero Summit 2026 di GOR Indoor Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
Ketua Umum GSI Dr. Aninda Elok Maharani, S.H., M.H., di Solo, Jawa Tengah, Sabtu mengatakan kegiatan ini diusung sebagai wadah untuk mendorong generasi muda mengubah inspirasi menjadi aksi nyata guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Ia mengatakan gerakan ini mengusung narasi Pemuda Adalah Solusi, yang berarti keyakinan bahwa anak muda merupakan penggerak utama perubahan di tengah masyarakat.
“Pemuda juga menjadi solusi untuk pemuda yang lain. Dari satu orang ini menggeret teman-temannya yang lain untuk bisa menularkan energi positifnya agar dapat sesukses orang tersebut,” ujar Aninda.
GSI dibentuk sebagai gerakan kolektif kebangsaan yang berlandaskan tiga nilai utama, yakni kepedulian, kolaborasi, dan berdampak. Gerakan ini berfokus menghubungkan potensi pemuda daerah dengan berbagai sumber daya, seperti dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan kemitraan BUMN.
CEO GSI Hendri Tri Asmoro menjelaskan eksposur menjadi kunci untuk membangkitkan potensi pemuda daerah yang belum tersentuh.
“Banyaknya anak muda yang justru sudah punya solusi, tapi belum terekspos. Di sinilah fungsi Gerakan Solusi Indonesia membantu untuk lebih meviralkan dan membuat virus positif ini disebarkan ke seluruh Indonesia,” kata Hendri.
Dalam setahun terakhir, GSI telah meluncurkan berbagai aksi nyata di puluhan kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, di antaranya inovasi geospasial pendaki, aksi peduli lingkungan, edukasi dan pendampingan hukum gratis, serta fasilitator beasiswa daerah.
Terkait dengan pemilihan Kota Surakarta sebagai titik awal gerakan nasional ini didasari oleh nilai historis pergerakan pemuda, salah satunya disimbolkan oleh keberadaan Tugu Lilin di Sondakan.
Co-Founder GSI Anas Syahirul mengatakan GSI bakal menggelar tumpengan refleksi menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda di kawasan tersebut. Setelah Solo, gerakan ini ditargetkan berekspansi ke Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Bali, NTB, hingga NTT.
Perhelatan GSI Youth Fest - Hero Summit 2026 diproyeksikan bakal dihadiri sekitar 10.000 anak muda dengan lima agenda utama. Beberapa agenda utama yang akan diselenggarakan yakni Youth Insight Leader Forum, Indonesia Youth Movement, Awarding 35 Local Hero Jawa Tengah, Job Fair Berdampak, dan Youth Celebration and Concert yang merupakan panggung hiburan penutup dengan menampilkan musisi Ndarboy Genk.
Untuk menjamin keberlanjutan jejaring, GSI juga telah menyediakan aplikasi keanggotaan digital yang saat ini telah diakses oleh mahasiswa dan pemuda di berbagai daerah hingga luar negeri.
Sementara itu, terkait dengan beasiswa daerah, Ketua Dewan Pembina GSI Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, S.H., M.H., menyoroti banyaknya alokasi beasiswa daerah yang belum tersosialisasi dengan baik, seperti anggaran Rp7,5 miliar per tahun di Wonogiri.
“Di pemerintah kabupaten dan provinsi ada program beasiswa kuliah S1 sampai S3, tapi tidak banyak yang tahu. Kalau Anda merasa berprestasi tapi mengalami kesulitan finansial, sampaikan ke kita. Nanti ada yang membantu memfasilitasi. Kuncinya kita tidak punya kepentingan selain 2045 Indonesia Emas,” katanya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.