pickleballvnz.com

Gerakan Pangan Murah digencarkan di Karo, Bulog siapkan 700 Ton beras dan 200 Ribu liter minyak - ANTARA News Sumatera Utara

Karo (ANTARA) - Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Karo dengan menambah titik distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Panga...

Karo (ANTARA) - Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Karo dengan menambah titik distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Minyakita sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau.

Program yang digelar secara rutin di Gudang Bulog Sumber Mufakat dan Kantor Cabang Bulog Kabanjahe, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, itu juga diperkuat melalui pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), serta kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri agar akses masyarakat terhadap pangan murah semakin luas.

"Semakin banyak titik penjualan, semakin dekat akses masyarakat terhadap pangan murah. Di depan gudang ada, di kantor Bulog juga ada, selain melalui pasar dan warung sahabat Bulog," kata Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto, saat ditemui pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Karo, Selasa (28/7).Dalam kegiatan tersebut, Budi didampingi Pemimpin Cabang Perum Bulog Kabanjahe Glen Dedi MS.

Menurut Budi, Gerakan Pangan Murah merupakan program yang secara konsisten dilaksanakan Bulog bersama pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Ia mengatakan, langkah itu semakin penting mengingat saat ini harga sejumlah komoditas pangan di pasaran mengalami tekanan akibat masa transisi dari panen raya pertama menuju musim panen berikutnya yang diperkirakan dimulai pada Agustus. Selain itu, gangguan distribusi akibat sempat terjadinya kelangkaan BBM dan kendala pasokan listrik juga turut memengaruhi potensi kenaikan harga pangan.

"Karena itu kami memperbanyak titik Gerakan Pangan Murah agar masyarakat semakin mudah memperoleh pangan dengan harga terjangkau," ujarnya.

Dalam pelaksanaan GPM, Bulog menyediakan paket kebutuhan pokok berupa beras SPHP lima kilogram dan Minyakita satu liter dengan harga Rp75.000 per paket, terdiri atas beras SPHP seharga Rp60.000 atau Rp12.000 per kilogram dan Minyakita Rp15.000 per liter.

Harga tersebut lebih rendah dibanding Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram untuk beras SPHP dan Rp15.700 per liter untuk Minyakita.
"Ini merupakan bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas produk," kata Budi.

Ia menegaskan, Gerakan Pangan Murah terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa persyaratan khusus. "Siapa saja boleh membeli, tidak perlu menunjukkan KTP ataupun persyaratan lainnya," ujarnya.


Untuk setiap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Bulog menyiapkan sedikitnya 2 hingga 4 ton beras SPHP. Jumlah tersebut dapat ditambah apabila permintaan masyarakat meningkat sehingga tidak ada pembatasan selama stok masih tersedia.

Selain melalui lokasi GPM, Bulog juga terus memasok beras SPHP dan Minyakita ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten Karo, Berastagi, Pakpak Bharat hingga Dairi, serta mendistribusikannya melalui RPK atau warung sahabat Bulog.

Budi memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah kerja Bulog Cabang Kabanjahe dalam kondisi aman. Saat ini Bulog memiliki stok sekitar 700 ton beras dan 200 ribu liter Minyakita, sementara kapasitas penyimpanan mencapai 1.850 ton, terdiri atas gudang utama berkapasitas 1.000 ton dan gudang sewa sekitar 850 ton.

"Stok masih sangat mencukupi dan akan terus bertambah karena pasokan beras masih datang. Masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian berlebihan," katanya.

Selain beras dan minyak goreng, Bulog juga menyalurkan jagung sebagai bahan baku pakan ternak ayam petelur guna membantu menjaga stabilitas harga telur di pasaran.

Menurut Budi, meski beberapa komoditas seperti cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi masih mengalami kenaikan harga, Bulog terus menjalankan penugasan pemerintah melalui penyaluran beras SPHP, Minyakita, bantuan pangan, serta jagung untuk mendukung pengendalian inflasi pangan.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog Kabanjahe Glen Dedi MS mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan upaya Bulog mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

"Kami berharap masyarakat memanfaatkan program ini dengan baik karena seluruh komoditas yang dijual berasal dari stok Bulog yang dikelola sesuai standar pemerintah sehingga kualitasnya terjamin," katanya.

Ia menjelaskan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan setiap hari, kecuali Minggu, baik di Gudang Bulog Sumber Mufakat maupun di Kantor Cabang Bulog Kabanjahe. Selain itu, Bulog juga siap melayani permintaan pelaksanaan GPM dari pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun instansi lainnya.

Dengan semakin banyak titik distribusi dan stok pangan yang mencukupi, Bulog berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Karo di tengah meningkatnya tekanan inflasi pangan. (*)

Pewarta : Ade Friadi

Pewarta: Ade Friadi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.