pickleballvnz.com

Gempa magnitudo 5,4 guncang perairan pulau terluar Enggano

Bengkulu (ANTARA) - Wilayah perairan barat daya Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, diguncang gempa bumi pada Jumat pagi dengan kekuatan yang dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebesar 5...

Bengkulu (ANTARA) - Wilayah perairan barat daya Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, diguncang gempa bumi pada Jumat pagi dengan kekuatan yang dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebesar 5,4 magnitudo.

"Info Gempa Magnitudo 5.4, 24 Juli 26 05.50 WIB," demikian saluran resmi BMKG, dipantau di Bengkulu, Jumat.

Gempa terjadi pada koordinat 5,98 Lintang Selatan dan 100,72 Bujur Timur dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berada sekitar 185 kilometer barat daya Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 kilometer.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa yang terjadi di perairan barat daya Pulau Enggano tersebut.

Sebelumnya, wilayah Bengkulu juga diguncang gempa berkekuatan 5,3 magnitudo yang berpusat di perairan barat daya Kabupaten Bengkulu Selatan pada 23 Mei 2026.

Saat itu, BMKG menyatakan gempa berkedalaman 17 kilometer dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami serta tidak ada laporan kerusakan berat dampak dari gempa.

Gempa yang menyebabkan kerusakan cukup besar di Provinsi Bengkulu terakhir terjadi pada 23 Mei 2025. Saat itu, pemerintah daerah mencatat sebanyak 155 bangunan mengalami kerusakan, terdiri atas rusak berat, sedang, dan ringan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 rumah mengalami rusak berat sehingga harus dirobohkan. Pemerintah pusat kemudian menyalurkan bantuan perbaikan rumah warga, sementara pemerintah daerah bersama berbagai pihak melakukan penanganan darurat dan membangun kembali rumah-rumah yang hancur akibat bencana gempa.

Baca juga: BMKG: Gempa M5,6 di Gayo Lues tidak berpotensi tsunami

Baca juga: BMKG: Gempa M5,5 guncang Gayo Lues Aceh

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.