pickleballvnz.com

Gelagat Sarwendah: Ingin Jatuhkan Ruben Onsu

AKURAT.CO Pihak Ruben Onsu kembali angkat bicara menanggapi langkah hukum mantan istrinya, Sarwendah, yang melayangkan gugatan balik (rekonvensi) terkait hak asuh anak.Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, s...

AKURAT.CO Pihak Ruben Onsu kembali angkat bicara menanggapi langkah hukum mantan istrinya, Sarwendah, yang melayangkan gugatan balik (rekonvensi) terkait hak asuh anak.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, secara terang-terangan mempertanyakan urgensi serta motif di balik aksi rekonvensi tersebut.

​Menurut Minola, langkah yang diambil pihak Sarwendah sangat membingungkan secara logika hukum.

Baca Juga: Ruben Onsu Pertanyakan Gugatan Balik Sarwendah, Bongkar Kekerasan dan Live Vulgar

Pasalnya, saat ini ketiga anak mereka memang sudah berada dalam pengasuhan Sarwendah secara faktual. Ia menilai Sarwendah cukup mematahkan argumentasi gugatan awal tanpa perlu mengajukan rekonvensi.

​“Kalau kemudian ada rekonvensi untuk meminta anak itu hak asuhnya jatuh ke dia, loh bukannya udah sama dia hak asuh anak? Sebenarnya dia tinggal cukup membantah dalil-dalil gugatan kami dengan mengatakan dia adalah orang yang masih layak hingga hari ini,” ujar Minola Sebayang ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

​Minola menegaskan bahwa tindakan meminta kembali sesuatu yang sudah dimiliki adalah hal yang tidak masuk akal. Menurutnya, posisi hukum Sarwendah seharusnya cukup bertahan.

​“Tapi kalau misalnya kemudian rekonvensi, rekonvensinya itu misalnya meminta juga hak asuh anak, coba secara logika berpikir: anak ada pada dia kok minta lagi? Kan ini enggak masuk akal,” ujarnya.

​“Harusnya dia tetap bertahan, bukan meminta. Masa meminta sesuatu yang ada dalam kekuasaannya gitu loh,” lanjutnya.

Baca Juga: Mediasi dengan Ruben Onsu Gagal, Sarwendah Ngaku Banyak Doa Hadapi Sidang Hak Asuh Anak

​Melihat kejanggalan tersebut, pihak Ruben Onsu mencium adanya indikasi lain di balik gugatan balik tersebut.

Minola menyinyir bahwa langkah rekonvensi itu berpotensi dimanfaatkan hanya untuk menyudutkan reputasi kliennya di muka umum.

​"Kecuali patut diduga hanya ingin menampilkan hal-hal yang menjelek-jelekkan klien kami, Ruben,” tutup Minola Sebayang.