pickleballvnz.com

Gekrafs Depok sebut perfilman memiliki potensi besar dikembangkan di Depok - ANTARA News Megapolitan

Depok (ANTARA) - Ketua DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Depok, Jawa Barat, Yusni Nurdani, menyatakan perfilman memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi ...

Depok (ANTARA) - Ketua DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Depok, Jawa Barat, Yusni Nurdani, menyatakan perfilman memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif Kota Depok.

"Kami mendorong kolaborasi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya di bidang perfilman," kata Yusni, di Depok, Selasa.

Terlebih, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat industri kreatif di tengah perkembangan industri film dan musik global.

Ia mengatakan, Korea Selatan dan Amerika Serikat telah menunjukkan bagaimana industri film, musik, dan sektor kreatif lainnya dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi sekaligus memperkenalkan budaya ke dunia.

Yusni menilai Indonesia juga memiliki potensi serupa. Menurutnya, industri hiburan Indonesia pernah memiliki karya yang populer di masyarakat, mulai dari sinetron hingga film televisi (FTV).

“Dulu ada sinetron-sinetron kalau ingat, zaman dulu ada film Tersanjung, ada FTV. Nah, harusnya kita bisa melanjutkan itu, mungkin kita bisa buat lebih ke generasi kini,” katanya.

Untuk merealisasikan gagasan tersebut, Gekrafs Depok berencana mengumpulkan para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai bidang.

Mereka nantinya akan diajak berdiskusi untuk melihat potensi kolaborasi dalam menghasilkan karya film yang mengangkat cerita maupun potensi lokal Depok.

“Harapan kita nanti di Depok, nanti kita akan salah satu program, kita akan kumpulkan dari bidang-bidangnya, kemudian kita cari apakah bisa membuat film,” ujar Yusni.

Tidak hanya bergerak sendiri, Gekrafs Depok juga membuka peluang kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif di tingkat Jawa Barat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas jejaring sekaligus memperoleh pengalaman dan dukungan dalam pengembangan industri perfilman.

“Apalagi Jawa Barat sudah membuat film Rahayu tadi. Kita pasti akan berdiskusi juga, berkolaborasi dengan Ekraf Jawa Barat,” ujarnya pula.

Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.