Fitur AI terbaru Samsung lipat bikin proses bikin video makin simpel
Samsung Electronics Indonesia menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan artifisial (AI) bernama My FanCam pada seri smartphone lipat terbarunya, Galaxy Z Flip 8, Fold ANTARA News kalteng 43 ...
Fitur AI terbaru Samsung lipat bikin proses bikin video makin simpel
Jumat, 24 Juli 2026 17:02 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra yang dipamerkan di Jakarta, Kamis (23/7/2026). ANTARA/Pamela Sakina/am.
Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics Indonesia menghadirkan fitur baru berbasis kecerdasan artifisial (AI) bernama My FanCam pada seri smartphone lipat terbarunya, Galaxy Z Flip 8, Fold 8, dan Fold 8 Ultra, yang memungkinkan pengguna mengubah satu rekaman video menjadi konten yang berfokus pada satu subjek tanpa perlu merekam ulang.
Melalui fitur yang terintegrasi di aplikasi Galeri, pengguna cukup merekam seluruh adegan terlebih dahulu. Setelah itu, My FanCam akan secara otomatis melacak subjek yang dipilih, menyesuaikan komposisi video, serta memangkasnya ke rasio aspek yang diinginkan sehingga hasil rekaman lebih siap dibagikan ke media sosial dengan proses penyuntingan yang lebih minim.
Head of MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengatakan pengguna tidak perlu lagi menentukan fokus kamera saat proses perekaman berlangsung karena penyesuaian dapat dilakukan setelah video selesai direkam.
"Daripada bingung, momennya kehilangan, momen yang lewat, kita rekam saja semuanya. Selama semuanya masuk frame, nanti akan ada post edit dengan Galaxy AI, fitur MyFanCam," ujar Ilham di Jakarta, Kamis (23/7).
Menurut Ilham, setelah pengguna memilih objek yang ingin dijadikan fokus, Galaxy AI akan mengikuti seluruh pergerakan subjek tersebut dan menghasilkan video baru dengan komposisi yang lebih rapi.
"Dia akan mendeteksi semua pergerakan subyek dan akan mengikutinya. Subyek bergerak ke kanan, berjalan ke kiri, dia bisa mengikuti dan akan bergerak seakan-akan kita punya personal videographer," katanya.


Ilham mencontohkan fitur tersebut dapat dimanfaatkan ketika merekam konser, pertandingan olahraga, maupun pertunjukan yang melibatkan banyak orang di dalam satu frame. Alih-alih harus terus mengarahkan kamera mengikuti satu orang, pengguna cukup merekam keseluruhan adegan, kemudian menentukan subjek yang ingin ditonjolkan saat proses penyuntingan.
Selain itu, menurut dia, My FanCam juga dapat digunakan untuk membuat video aktivitas sehari-hari, seperti merekam anak yang sedang tampil atau berlari, karena AI akan tetap melacak pergerakan subjek yang dipilih selama masih berada di dalam rekaman.
Cara kerja My FanCam
Fitur Galaxy AI terbaru yang hanya ada di Galaxy Z series (Galaxy Z Flip 8, Fold 8, dan Fold 8 Ultra) ini pada dasarnya secara otomatis akan melacak subjek yang dipilih dan menyesuaikan framing ke rasio aspek yang diinginkan.
Fitur ini menghadirkan pengalaman yang lebih adaptif untuk kreasi konten melalui fitur, sehingga adegan yang
dinamis dapat langsung diubah menjadi video yang siap dibagikan ke media sosial dengan proses editing
yang lebih minim.
Fitur ini akan sangat membantu penggunanya saat merekam konser, pertandingan olahraga, maupun pertunjukan lainnya, Saat merekam konser, My FanCam membantu mengubah video biasa menjadi fancam yang lebih fokus pada subjek pilihan.
Samsung menyebut fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan video yang lebih rapi dengan lebih sedikit proses penyuntingan langsung dari aplikasi Galeri.
Saat menjajal singkat fitur tersebut, ANTARA mendapati My FanCam bekerja dengan memotong (crop) area video dari rekaman asli untuk mempertahankan fokus pada subjek yang dipilih. Karena itu, penggunaan resolusi perekaman dan FPS (frames per second) tertinggi disarankan agar kualitas video hasil crop tetap terjaga, terutama ketika subjek berada cukup jauh dari kamera.

Cara menggunakan fitur My FanCam
Menggunakan My FanCam sangatlah mudah. Pertama, rekam video menggunakan aplikasi kamera. Kemudian, buka aplikasi Galeri Samsung dan pilih video tersebut. Selanjutnya, ketuk ikon Galaxy AI, dan video akan dipindai dengan cepat. Setelah itu, Anda akan melihat opsi My FanCam di bagian bawah layar.
Setelah memilih opsi tersebut, ponsel akan menunjukkan bahwa ia telah mendeteksi orang-orang di dalam bingkai. Anda kemudian dapat mengetuk subjek yang ingin diikuti oleh video dan memilih rasio layar untuk video hasil akhirnya. Rasio seperti 9:16 akan menghasilkan video vertikal, sedangkan rasio 1:1 dan 3:4 akan lebih condong ke arah horisontal.
Setelah menentukan pilihan tersebut, ketuk "Follow" untuk melihat pratinjau video yang hanya berfokus pada subjek. Video baru ini seolah-olah direkam oleh juru kamera AI yang mengikuti subjek ke mana pun mereka bergerak, tanpa memedulikan orang lain. Terakhir, pengguna dapat memilih "Save copy" untuk menyimpan video bergaya FanCam ini.
Kesan
Fitur baru My FanCam dari Samsung ini menjadi salah satu fitur Galaxy AI favorit penulis. Alasannya sederhana, fitur ini tidak menciptakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada, seperti kebanyakan yang dilakukan AI untuk membantu manusia dalam hal visual.
Banyak fitur Galaxy AI sebelumnya, salah satunya seperti AI Eraser, berfokus pada menghapus objek dari foto, sehingga menghasilkan gambar yang sebenarnya tidak benar-benar nyata karena dibuat berdasarkan apa yang diminta pengguna.
Sementara itu, My FanCam pada dasarnya menjadikan AI sebagai juru kamera pribadi pengguna, sehingga memungkinkan pengguna membuat video yang tetap berfokus pada satu subjek secara konsisten, dan tetap sesuai dengan kenyataan.
Sebenarnya, video bergaya FanCam bukanlah hal baru. Sudah banyak konten video pendek semacam itu beredar di internet yang menyoroti satu subjek secara konsisten, dan juga sudah ada berbagai aplikasi yang membantu membuatnya.
Namun, dengan menghadirkan konsep ini langsung ke dalam fitur penyuntingan Samsung, proses pembuatan video bergaya aksi yang hanya berfokus pada satu orang menjadi jauh lebih cepat dan mudah.
My FanCam adalah fitur AI ringan namun cukup segar dan membantu para penggunanya, yang hingga saat ini belum didapat pada Google dan Apple.
Pewarta : Pamela Sakina
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.