Fajar/Fikri hampir bikin All Indonesian Final di Asian Games, perunggu di tangan - ANTARA News Megapolitan
Ichinomiya, Jepang (ANTARA) - Indonesia gagal menyajikan laga All Indonesian Final pada nomor ganda putra bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terhent...
Ichinomiya, Jepang (ANTARA) - Indonesia gagal menyajikan laga All Indonesian Final pada nomor ganda putra bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terhenti pada semifinal, Senin.
Langkah pasangan Fajar/Fikri dihentikan ganda putra asal China Liang Weikeng/Wang Chang dengan rubber game 17-21, 21-13, 9-21.
"Selesai sudah tugas kami di Asian Games, menyumbangkan medali perunggu. Memang bukan yang kami harapkan, tapi kami tetap bersyukur. Ini lah kami, sudah bermain secara maksimal," tutur Fajar setelah pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Senin
Dengan kegagalan Fajar/Fikri melaju ke final, maka tim bulu tangkis ganda putra Indonesia menyisakan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang selanjutnya akan meladeni Liang/Wang.
Fajar/Fikri mengakui keunggulan lawan pada penampilan hari ini. Sepanjang pertandingan yang berdurasi 60 menit tersebut, ganda putra asal China itu menampilkan pertahanan yang solid.
Smes yang dihujamkan Fajar/Fikri pun berulang kali dihalau dengan baik oleh Liang/Wang.
"Pasangan China sangat luar biasa ya permainannya, mereka sangat siap, sangat tahu kelemahan kami. Sebaliknya, kami sudah mencoba berbagai cara dengan berbagai serangan tapi mereka memang sangat siap dengan pertahanannya," Fajar menceritakan.
Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Fikri, yang menilai kekuatan lawan ada pada teknik pertahanan yang alot ditembus.
"Bermain sangat solid. Tadi kami berdua sudah berusaha menyerang tapi tidak bisa tembus, jadi ya itu hasilnya," kata Fikri menambahkan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Fajar/Fikri gagal ikuti langkah Leo/Daniel ke babak final Asian Games
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.