Fadli Zon Dorong Koproduksi Film Indonesia-Nigeria lewat Nollywood
Bagikan: JAKARTA - Pemerintah mendorong kerja sama film Indonesia dan Nigeria melalui koproduksi, pertukaran...
Bagikan:
JAKARTA - Pemerintah mendorong kerja sama film Indonesia dan Nigeria melalui koproduksi, pertukaran pengetahuan, serta keterlibatan sineas kedua negara dalam festival internasional.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai industri film Nigeria atau Nollywood dapat menjadi pintu utama untuk memperluas diplomasi budaya Indonesia di Afrika.
“Kita bisa mendorong koproduksi antara sineas dari kedua negara. Bisa juga dengan ikut di berbagai festival film Afrika agar ekosistem sinema Indonesia maupun Nigeria semakin maju,” kata Fadli saat menerima Duta Besar RI untuk Nigeria Bambang Suharto di Jakarta, Rabu, 22 Juli.
Menurut Fadli, kerja sama tersebut dapat mencakup pertukaran pengetahuan mengenai produksi, pengembangan cerita, hingga teknik pembuatan film.
Nigeria memiliki salah satu industri film terbesar di Afrika. Pemerintah melihat ekosistem Nollywood dapat mempertemukan pelaku industri kreatif kedua negara sekaligus membuka pasar yang lebih luas.
BACA JUGA:
Fadli mengatakan Indonesia dan Nigeria memiliki sejumlah kesamaan. Keduanya dihuni banyak kelompok etnis, menggunakan ratusan bahasa, serta memiliki keragaman budaya yang kuat.
“Nigeria dan Indonesia memiliki banyak kesamaan, baik dari sisi sosial ekonomi maupun budaya,” ujarnya.
Karena itu, diplomasi budaya dinilai dapat digunakan untuk membangun kepercayaan dan memperkuat hubungan kedua negara di tengah perubahan geopolitik global.
Selain sektor film, Kementerian Kebudayaan juga membahas kemungkinan memperluas kerja sama melalui festival budaya dan pengajuan perluasan nominasi warisan budaya batik bersama Nigeria.
Rencana tersebut akan dihubungkan dengan sejumlah program Indonesia di Afrika, termasuk peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan.
Bambang Suharto mengatakan kesamaan karakter masyarakat dan budaya membuat Indonesia dan Nigeria berpeluang menjadi mitra strategis dalam memperkuat pengaruh melalui kebudayaan.
“Inisiatif ini dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas untuk mempererat persahabatan kedua negara,” katanya.
Kementerian Kebudayaan akan menindaklanjuti pembahasan tersebut melalui penjajakan festival bersama, kolaborasi sineas, koproduksi film, dan pengembangan nominasi warisan budaya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+