Era Andoni Iraola Dimulai Manis, Liverpool Bangkit dan Kalahkan Sunderland 4-2
Andoni Iraola mengawali kiprahnya sebagai pelatih Liverpool dengan hasil positif. The Reds bangkit setelah sempat tertinggal untuk mengalahkan sesama klub Premier League, Sunderland, dengan skor 4-2 dalam laga ...

Andoni Iraola mengawali kiprahnya sebagai pelatih Liverpool dengan hasil positif. The Reds bangkit setelah sempat tertinggal untuk mengalahkan sesama klub Premier League, Sunderland, dengan skor 4-2 dalam laga pramusim di GEODIS Park, Nashville, Minggu pagi.
Bukan hanya kemenangan yang menjadi catatan penting, sejumlah pemain muda Liverpool juga berhasil mencuri perhatian dalam pertandingan perdana era baru di Anfield tersebut.
Liverpool Bangkit Setelah Tertinggal
Liverpool membuka keunggulan lebih dulu lewat aksi Kieran Morrison pada menit-menit awal. Penyerang berusia 19 tahun itu melepaskan tembakan melengkung dari sisi kanan yang bersarang di pojok kiri bawah gawang, dengan penyelesaian yang mengingatkan pada ciri khas Mohamed Salah.
Sunderland tidak membutuhkan waktu lama untuk membalas. Berawal dari kesalahan di lini tengah Liverpool, tim asuhan Regis Le Bris melancarkan serangan balik cepat yang diselesaikan Enzo Le Fee melalui tembakan keras ke pojok kanan atas gawang.
Usai jeda, kedua tim melakukan banyak pergantian pemain. Sunderland bahkan berbalik unggul ketika Timur Tutierov mencetak gol dari jarak dekat setelah Jeremie Frimpong terpeleset saat menguasai bola.
Liverpool kemudian mengambil alih permainan.
BACA JUGA:
Dominik Szoboszlai, yang mengenakan ban kapten setelah masuk sebagai pemain pengganti, menyamakan kedudukan melalui tendangan setengah voli yang mengarah mulus ke gawang Sunderland.
Sekitar 15 menit kemudian, Federico Chiesa membawa Liverpool kembali memimpin setelah menerima umpan terobosan dari Calvin Ramsay. Lewis Koumas akhirnya memastikan kemenangan 4-2 lewat gol pada penghujung laga setelah memanfaatkan assist kedua Szoboszlai di pertandingan tersebut.
Szoboszlai Jadi Pembeda
Meski sejumlah pemain muda tampil impresif, termasuk Morrison dan Koumas, perubahan permainan Liverpool mulai terlihat setelah Szoboszlai masuk ke lapangan.
Selain mencetak satu gol dan satu assist, gelandang bernomor punggung delapan itu juga beberapa kali terlihat memberi arahan kepada para pemain muda Liverpool yang tampil sepanjang pertandingan.
Di kubu Sunderland, Tutierov menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Penyerang berusia 21 tahun tersebut mampu memanfaatkan peluang dengan baik untuk membawa timnya sempat unggul pada awal babak kedua.
Ada satu kabar yang kurang menggembirakan bagi Liverpool. Joe Gomez mengalami cedera pada pertandingan ini, sesuatu yang bisa menjadi perhatian tim mengingat pilihan bek tengah senior mereka cukup terbatas.
Statistik Liverpool vs Sunderland
- Penguasaan bola: Liverpool 64% – 36% Sunderland
- Tembakan: Liverpool 14 – 11 Sunderland
- Tembakan tepat sasaran: Liverpool 6 – 5 Sunderland
- Sepak pojok: Liverpool 4 – 1 Sunderland
- Pelanggaran: Liverpool 18 – 9 Sunderland
Jadwal Berikutnya
Liverpool akan melanjutkan tur pramusim di Amerika Serikat dengan menghadapi Wrexham di Yankee Stadium, New York, pada 30 Juli. Setelah itu, The Reds menutup rangkaian tur dengan melawan Leeds United di Soldier Field, Chicago, pada 2 Agustus.
Sementara Sunderland dijadwalkan bertemu Leeds pada 31 Juli, sebelum menghadapi Wrexham pada 2 Agustus.
Analisis Gilabola.com
Kemenangan pramusim memang tidak menentukan perjalanan sebuah musim. Namun, cara Liverpool merespons saat tertinggal menjadi sinyal positif bagi Andoni Iraola.
Timnya tidak panik, mampu meningkatkan intensitas permainan, dan para pemain muda ikut memberi dampak nyata.
Kombinasi pemain senior seperti Dominik Szoboszlai dan talenta muda tampaknya bisa terus berkembang, Liverpool memiliki fondasi yang menarik untuk memasuki musim baru.
Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
- TAGS
- Andoni Iraola
- Liverpool
- Sunderland