pickleballvnz.com

Emir Qatar sampaikan dukacita ke Presiden Prabowo atas gempa NTT

Doha (ANTARA) - Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas bencana alam gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timut.Dalam pesan resmi ...

Doha (ANTARA) - Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas bencana alam gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timut.

Dalam pesan resmi tertulisnya, Sheikh Tamim juga mendoakan para korban luka yang terdampak gempa agar segera diberikan kesembuhan.

Sementara itu, Wakil Emir Sheikh Abdullah bin Hamad Al-Thani juga mengirimkan pesan serupa kepada Presiden Prabowo serta mendoakan kesembuhan segera bagi para korban gempa.

Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri (Menlu) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani juga menyampaikan ungkapan turut berduka cita atas bencana alam yang melanda Indonesia pada Sabtu (15/8).

Baca juga: Istana: Kunjungan Prabowo ke lokasi gempa NTT sedang direncanakan

Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami yang kemudian berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengatakan Pemerintah berupaya memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat NTT terdampak gempa dengan mengerahkan jajaran terkait untuk menangani kondisi di lapangan.

Sementara itu, hingga Senin sore (17/8), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengidentifikasi sebanyak 68 orang korban jiwa yang terdampak gempa bumi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan korban jiwa tersebut berasal dari Kabupaten Manggarai (26 jiwa), Kabupaten Manggarai Timur (24 jiwa), Kabupaten Nagekeo (delapan jiwa), Kabupaten Sikka (empat jiwa), serta masing-masing dua jiwa di Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai Barat, dan Kabupaten Ngada.

Selain korban jiwa, BNPB juga mendata bahwa terdapat 213 orang yang mengalami luka-luka.

Sumber: QNA

​​​​​​​Baca juga: Danantara: Masyarakat himpun Rp2,16 miliar untuk korban bencana NTT

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.