Efek Erupsi Gunung Anak Krakatau Paksa Persebaya Tempuh Perjalanan Panjang dari Lampung ke Surabaya
AKURAT.CO, Persebaya Surabaya harus mengubah rencana perjalanan pulang dari Lampung setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan.Bandara Radin Inten II, Lampung, ditutup ...
AKURAT.CO, Persebaya Surabaya harus mengubah rencana perjalanan pulang dari Lampung setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan.
Bandara Radin Inten II, Lampung, ditutup sehingga rombongan Persebaya tidak dapat kembali ke Surabaya menggunakan pesawat setelah menjalani laga pekan pertama Super League 2026/2027.
Persebaya sebelumnya menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1.
Situasi tersebut membuat manajemen harus menyiapkan alternatif perjalanan bagi tim. Moda transportasi darat dan laut dipilih untuk membawa skuad menuju Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Surabaya.
Manajer Persebaya, Sidik Maulana Tualeka, menjelaskan rombongan akan menggunakan bus dari Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni.
"Tim akan naik bus ke Pelabuhan Bakauheni, menyeberang ke Merak. Lalu lanjut perjalanan darat ke Gambir. Setelah itu kami menempuh perjalanan ke Surabaya dengan kereta," kata Sidik.
Dengan rute tersebut, perjalanan Persebaya berlangsung secara estafet. Setelah tiba di Pelabuhan Bakauheni, rombongan harus menyeberangi Selat Sunda menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Merak, Banten.
Dari Merak, perjalanan kembali dilanjutkan menggunakan jalur darat menuju Stasiun Gambir, Jakarta. Rombongan kemudian akan menggunakan kereta api untuk menuju Surabaya.
Perubahan moda transportasi terjadi di tengah jadwal kompetisi yang tetap berjalan. Persebaya hanya memiliki waktu beberapa hari sebelum kembali bertanding pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Tim asuhan Bernardo Tavares dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 13 September 2026.
Pertandingan tersebut akan menjadi laga kandang pertama Persebaya di Super League musim ini setelah membuka kompetisi dengan hasil imbang di markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Persebaya kini harus menyesuaikan agenda perjalanan dan persiapan tim dengan perubahan rute kepulangan dari Lampung. Rombongan akan menempuh perjalanan melalui bus, kapal feri, kendaraan darat, dan kereta api sebelum kembali ke Surabaya.