pickleballvnz.com

DPRD Semarang soroti penataan PKL dalam menyambut MTQ Nasional

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyoroti penataan pedagang kaki lima (PKL) dalam menyambut ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di ANTARA News jateng peristiwa ...

DPRD Semarang soroti penataan PKL dalam menyambut MTQ Nasional

Kamis, 10 September 2026 08:20 WIB

Image Print

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Joko Widodo. (ANTARA/HO-DPRD Kota Semarang)

Semarang (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyoroti penataan pedagang kaki lima (PKL) dalam menyambut ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Joko Widodo di Semarang, Rabu, mengatakan penataan PKL, khususnya di kawasan Simpang Lima, harus diikuti dengan perhatian terhadap kebersihan dan kerapian kawasan relokasi.

Apalagi, lanjutnya, Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang menjadi arena utama penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI, terutama sebagai lokasi pembukaan dan penutupan.

Demikian juga penataan kawasan dan PKL di arena-arena lainnya yang digunakan sebagai tempat perlombaan MTQ Nasional yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Semarang.

Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah menjadi kesempatan bagi Kota Semarang untuk menunjukkan wajah kota kepada para kafilah dan tamu dari berbagai daerah.

Menurut dia, ribuan peserta yang tergabung dalam kafilah dan tamu yang datang merupakan kesempatan untuk memperkenalkan Semarang.

Tidak hanya sebagai lokasi penyelenggaraan, kata dia, tetapi juga sebagai kota yang memiliki daya tarik wisata, kuliner, UMKM, serta berbagai potensi lainnya.

"Jangan sampai kita sibuk menyiapkan acaranya, tetapi wajah kota yang dilihat para tamu justru tidak tertata,” katanya.

Ia berharap MTQ Nasional tidak hanya sukses sebagai agenda nasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi citra dan perekonomian Kota Semarang.

Ia menilai publikasi MTQ Nasional sejauh ini lebih banyak menonjolkan Jateng sebagai tuan rumah, sementara penyelenggaraan kegiatan secara langsung berlangsung di Kota Semarang.

"Jawa Tengah memang menjadi tuan rumah, tetapi kegiatan ini berlangsung di Semarang. Maka wajah Kota Semarang juga harus lebih ditonjolkan," katanya.

Joko berharap event organizer (EO) bersama Pemkot Semarang lebih aktif memasukkan identitas, potensi, dan keunggulan Kota Semarang dalam rangkaian publikasi maupun penyelenggaraan kegiatan.

Ajang MTQ Nasional XXXI berlangsung pada 11-20 September 2026, dengan perlombaan yang berlangsung di 12 arena yang tersebar di Kota Semarang.

Sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.