pickleballvnz.com

DPRD Palangka Raya dorong penggunaan bibit tahan kemarau

Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Khemal Nasery mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota setempat mengoptimalkan penggunaan bibit unggul yang ANTARA News kalteng 1 ...

DPRD Palangka Raya dorong penggunaan bibit tahan kemarau

Sabtu, 10 Oktober 2026 11:47 WIB

Image Print

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery. ANTARA/Dokumentasi pribadi.

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Khemal Nasery mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota setempat mengoptimalkan penggunaan bibit unggul yang mampu beradaptasi dengan kondisi kemarau untuk menjaga produktivitas petani.

“Artinya mereka mungkin dari pertanian memberikan bibit-bibit unggul yang tahan akan situasi apa pun, baik itu kondisi kemarau,” katanya, Sabtu.

Menurutnya, pemilihan varietas tanaman perlu menjadi perhatian ketika petani menghadapi keterbatasan air akibat minimnya hujan. Langkah tersebut perlu disesuaikan dengan karakteristik lahan dan kondisi lingkungan.

Dinas Pertanian juga diminta memberikan arahan kepada petani mengenai jenis tanaman yang sesuai untuk dibudidayakan selama musim kemarau, sehingga keputusan menanam tidak hanya didasarkan pada kebiasaan.

Khemal menilai penyuluh pertanian lapangan (PPL) perlu berperan aktif menyampaikan informasi mengenai waktu tanam dan pemilihan komoditas. Pendampingan tersebut penting agar petani dapat menyesuaikan kegiatan produksi dengan keadaan lahan.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian ialah Kalampangan, yang dikenal sebagai sentra pertanian dan penghasil berbagai komoditas hortikultura di Kota Palangka Raya.

Kawasan tersebut membutuhkan perhatian karena kondisi tanah yang mengering dan keterbatasan hujan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman apabila tidak ditangani dengan tepat.

“Petugas dari pertanian, PPL, harus sigap mendampingi para pelaku usaha pertanian ini. Jangan dibiarkan sendiri mereka itu,” ujarnya.

Selain pemilihan bibit, Khemal meminta Dinas Pertanian mengidentifikasi persoalan yang dihadapi petani secara langsung. Dengan demikian, langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.

Ia menilai penanganan lahan kering dan penerapan teknologi pertanian merupakan bagian yang perlu mendapat perhatian tenaga teknis agar petani memiliki panduan menghadapi perubahan kondisi cuaca.

“Berarti bagaimana cara penanganannya dari lahan yang kering itu bagaimana. Nah, itu mereka lebih mengerti teknologi pertaniannya,” ungkapnya.

Khemal berharap pemerintah tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga memastikan petani memperoleh pendampingan dan solusi teknis yang diperlukan selama menghadapi musim kemarau.

Pewarta : Rajib Rizali
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.