DPRD Kotim nilai pembangunan berkeadilan jadi pesan penting Presiden RI
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menilai pesan penting dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada momentum ANTARA News kalteng 72 ...
DPRD Kotim nilai pembangunan berkeadilan jadi pesan penting Presiden RI
Jumat, 14 Agustus 2026 18:27 WIB
Ketua DPRD Kotim Rimbun bersama unsur pimpinan daerah menyimak pidato Presiden dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia secara daring di Sampit, Jumat (14/8/2026). ANTARA/Devita Maulina.
Sampit (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menilai pesan penting dari pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada momentum HUT ke 81 Kemerdekaan RI, terkait semangat mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.
"Sesuai dengan tema peringatan Hari Kemerdekaan ke 81, 'Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur'. Ini sejalan dengan keinginan masyarakat dan pemimpin bangsa bahwa negara Republik ini bersatu, berdaulat, adil dan makmur," kata Ketua DPRD Kotim Rimbun di Sampit, Jumat.
Pernyataan tersebut disampaikan Rimbun setelah mendengarkan Pidato Presiden RI dalam rangka penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI secara daring.
Menurutnya, pesan tentang persatuan, kedaulatan, keadilan dan kemakmuran memiliki relevansi kuat dengan kondisi pembangunan di daerah, termasuk Kotim yang masih membutuhkan pemerataan pembangunan di berbagai sektor.
Rimbun berharap semangat pembangunan nasional yang disampaikan Presiden dapat diterjemahkan hingga ke daerah, sehingga masyarakat di Bumi Habaring Hurung ikut memperoleh manfaat dari berbagai kebijakan pemerintah pada masa kepemimpinan Kabinet Merah Putih.
"Kita berharap kue-kue pembangunan bisa ikut dinikmati masyarakat di Bumi Habaring Hurung dalam masa periode kepemimpinan Kabinet Merah Putih, sebagaimana yang kita kutip dari pidato Presiden, yaitu bersatu dan adil," ujarnya.
Ia menilai peringatan HUT Kemerdekaan tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.
Berbagai kegiatan masyarakat dalam menyambut kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus mendorong pemuda, agar lebih aktif berkarya dan menunjukkan prestasi di berbagai bidang.
Selain pembangunan dan penguatan wawasan kebangsaan, Rimbun juga mengaitkan semangat kebersamaan tersebut dengan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi tantangan di Kotim.
Ia meminta keterlibatan masyarakat diperkuat, terutama melalui kepedulian terhadap kondisi lahan di lingkungan masing-masing, sehingga potensi munculnya titik api dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
"Kami juga meminta bantuan masyarakat untuk bekerja sama sehingga api dan asap ini bisa dikurangi. Masyarakat dapat ikut berpartisipasi, paling tidak mengawasi lahan atau lokasi masing-masing," demikian Rimbun.
Baca juga: DPRD Kotim: Waspadai paparan 'kekerasan' lewat game online
Baca juga: Fraksi PKB Kotim dorong peningkatan sarpras pemadaman karhutla
Baca juga: DPRD Kalteng dukung penguatan penanggulangan karhutla di Kotim
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.