pickleballvnz.com

DPRD Jabar soroti kejelasan rencana bisnis PT Sangga Buana - ANTARA News Jawa Barat

Bandung (ANTARA) - DPRD Jawa Barat menyoroti kejelasan rencana bisnis (business plan) PT Sangga Buana yang diproyeksikan menjadi holding untuk menata dan mengembangkan sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) d...

Bandung (ANTARA) - DPRD Jawa Barat menyoroti kejelasan rencana bisnis (business plan) PT Sangga Buana yang diproyeksikan menjadi holding untuk menata dan mengembangkan sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) di Jawa Barat.

Ketua Komisi 3 DPRD Jawa Barat Jajang Rohana di Bandung, Rabu, mengatakan rencana bisnis diperlukan sebagai gambaran menyeluruh mengenai arah bisnis PT Sangga Buana setelah perusahaan tersebut dibentuk.

"Kami menginginkan supaya pembentukan Sangga Buana ini ada business plan yang disampaikan kepada kita. Seperti apa gambaran secara menyeluruh pembentukan ini," katanya.

Menurut Jajang, rencana bisnis tersebut penting untuk memastikan PT Sangga Buana memiliki arah pengembangan usaha yang jelas, termasuk dalam mengelola dan mengoptimalkan BUMD yang nantinya berada dalam ekosistem holding.

Selain itu, kejelasan rencana bisnis diperlukan untuk melihat keterkaitan antara kebutuhan modal dengan program dan target usaha yang akan dijalankan PT Sangga Buana.

Jajang mengatakan hal tersebut menjadi penting karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan penyertaan modal daerah sebesar Rp500 miliar untuk PT Sangga Buana hingga 2031.

"Termasuk juga penyertaan modalnya, jadi tidak cek kosong. PT Sangga Buana mengajukan modal dasarnya Rp500 miliar sampai tahun 2031. Ini seperti apa business plan-nya," ujarnya.

Ia menuturkan pembentukan PT Sangga Buana saat ini masih dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Barat setelah rancangan peraturan daerah (Raperda) pembentukan holding BUMD tersebut disepakati untuk dibahas dalam rapat paripurna.

Menurut dia, pembahasan Pansus diarahkan untuk memastikan pembentukan holding tersebut memiliki dasar bisnis dan tata kelola yang jelas sebelum direalisasikan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi mengajukan usulan pembentukan Holding BUMD PT Sanggabuana (Perseroda) beserta penyertaan modal daerah sebesar Rp500 miliar kepada DPRD Jawa Barat dalam Rapat Paripurna di Kota Bandung.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang hadir di rapat paripurna menyampaikan Nota Pengantar Raperda Pembentukan Holding serta Penyertaan Modal Daerah, mengatakan langkah ini bakal menjadi landasan bagi penataan ekosistem BUMD agar lebih efisien dan terintegrasi.

Ia menerangkan kehadiran Holding PT Sanggabuana diproyeksikan tidak sekadar bertindak sebagai pengelola portofolio investasi, namun juga berperan aktif menjadi agen restrukturisasi bagi BUMD yang kinerjanya belum optimal.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.